Pencarian

Wali Kota Hengky Honandar Perkuat Perlindungan Buruh di Bitung

Kamis, 07 Mei 2026 • 19:14:01 WIB
Wali Kota Hengky Honandar Perkuat Perlindungan Buruh di Bitung
Wali Kota Bitung Hengky Honandar memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Tugu Adipura.

BITUNG — Pemerintah Kota Bitung menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan pekerja melalui penguatan sinergi dengan dunia usaha. Dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Wali Kota Bitung Hengky Honandar menyoroti pentingnya kolaborasi untuk menjaga produktivitas industri sekaligus menjamin hak-hak buruh di wilayah tersebut.

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Tugu Adipura, Kelurahan Madidir Weru, Kecamatan Madidir ini mengusung tema “Satu Tekad, Satu Tujuan Sejahtera Bersama”. Perayaan tahun ini tidak hanya diisi dengan orasi perjuangan, tetapi juga melibatkan berbagai organisasi buruh dalam kegiatan perlombaan serta pameran UMKM yang melibatkan para pekerja.

Fokus Perlindungan Awak Kapal dan Pekerja Transportasi Daring

Dalam kesempatan tersebut, Hengky Honandar memaparkan sejumlah kebijakan strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu poin krusial bagi Kota Bitung sebagai kota pelabuhan adalah ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 melalui Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026.

Regulasi tersebut mengatur perlindungan bagi awak kapal perikanan, yang merupakan salah satu basis pekerja terbesar di Bitung. Selain itu, ia juga menyinggung Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang memberikan payung hukum bagi pekerja transportasi daring serta rencana percepatan pembangunan satu juta hunian layak bagi buruh.

“Pemerintah Kota Bitung memiliki komitmen yang sama untuk terus membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan,” ujar Hengky Honandar saat memberikan sambutan di hadapan ratusan pekerja.

Membangun Iklim Investasi Melalui Dialog Industrial

Wali Kota menekankan bahwa kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja adalah dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, stabilitas daerah dan iklim investasi yang kondusif sangat bergantung pada komunikasi yang sehat antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.

“Tidak ada industri yang kuat tanpa pekerja yang sejahtera, dan tidak ada kesejahteraan pekerja yang berkelanjutan tanpa industri yang maju,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pimpinan perusahaan dan serikat buruh di Bitung untuk mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan ketenagakerjaan. Hengky berharap perbedaan pandangan yang muncul di lapangan dapat dikelola menjadi kekuatan solusi, bukan justru menciptakan jarak yang menghambat produktivitas daerah.

Sinergi UMKM dan Semangat Kebersamaan Pekerja

Peringatan May Day 2026 di Bitung berlangsung dengan suasana yang berbeda melalui keterlibatan sektor UMKM. Langkah ini diambil untuk menunjukkan bahwa organisasi buruh juga memiliki peran dalam menggerakkan ekonomi kreatif di tingkat lokal.

Hengky menyampaikan apresiasi kepada seluruh serikat pekerja yang tetap menjaga ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung. Ia menyebut para buruh sebagai garda terdepan dan mitra strategis pemerintah dalam menjaga denyut nadi ekonomi di Kota Bitung.

“Mari jadikan May Day 2026 bukan sekadar seremoni, tetapi tonggak penguatan kolaborasi demi mewujudkan Bitung yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Bitung, pejabat ASN, serta pengurus berbagai organisasi buruh yang beroperasi di wilayah Bitung dan sekitarnya.

Bagikan
Sumber: tajuk.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks