Pencarian

Sulut: Yulius Selvanus Percepat Infrastruktur KEK Bitung Dorong Investasi

Jumat, 01 Mei 2026 • 04:35:04 WIB
Sulut: Yulius Selvanus Percepat Infrastruktur KEK Bitung Dorong Investasi
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus meninjau kesiapan infrastruktur KEK Bitung untuk percepatan investasi.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus meninjau Kawasan Ekonomi Khusus Bitung guna mempercepat kesiapan infrastruktur dan realisasi investasi pada Kamis (30/4/2026). Langkah strategis ini bertujuan mengintegrasikan konektivitas logistik dengan Pelabuhan Internasional Bitung serta Jalan Tol Manado-Bitung demi menekan biaya operasional dan memperkuat daya saing produk unggulan daerah di pasar global.

BITUNG — Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus melakukan peninjauan lapangan langsung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung pada Kamis (30/4/2026). Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur sekaligus mendorong percepatan realisasi investasi di kawasan strategis tersebut.

Yulius menegaskan posisi vital KEK Bitung sebagai motor penggerak utama hilirisasi industri di Bumi Nyiur Melambai. Fokus pengembangan diarahkan pada sektor perikanan, kelautan, dan logistik yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan masif untuk dikembangkan lebih jauh.

Menurutnya, keberhasilan kawasan ini sangat bergantung pada keterpaduan infrastruktur penunjang. Hal ini mencakup sinkronisasi antara kawasan industri dengan fasilitas publik yang sudah tersedia.

Integrasi Logistik Melalui Tol Manado-Bitung

Gubernur menyoroti pentingnya konektivitas antara KEK Bitung dengan Pelabuhan Internasional Bitung serta akses cepat melalui Jalan Tol Manado–Bitung. Integrasi ini dianggap sebagai urat nadi distribusi barang yang akan keluar dan masuk ke Sulawesi Utara.

“Konektivitas merupakan kunci utama. Dengan integrasi infrastruktur yang baik, biaya logistik dapat ditekan secara signifikan, sehingga daya saing produk-produk unggulan Sulawesi Utara akan semakin kuat di pasar global,” ujar Yulius di sela peninjauan lapangan.

Penurunan biaya logistik diharapkan menjadi daya tarik utama bagi investor kakap untuk menanamkan modalnya. Efisiensi transportasi akan membuat produk olahan lokal lebih kompetitif saat bersaing di pasar mancanegara.

Dampak Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pengembangan kawasan ini diproyeksikan membawa efek domino bagi ekonomi kerakyatan. Selain menarik arus modal besar, KEK Bitung ditargetkan mampu membuka ribuan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal di wilayah sekitar.

Pemerintah daerah juga memberi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tumbuh di sekitar kawasan. Sinergi antara industri besar dan pelaku usaha kecil menjadi prioritas dalam skema pembangunan ekonomi wilayah.

Yulius optimistis peningkatan arus investasi akan berkontribusi langsung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kontribusi ini nantinya akan memperkuat fiskal daerah untuk mendanai berbagai program kesejahteraan masyarakat.

Komitmen Pengawalan Investasi Pemprov Sulut

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen mengawal setiap tahapan investasi yang masuk ke KEK Bitung. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan tanpa kendala birokrasi.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi oleh sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sulut. Tampak hadir Kepala Bappeda Sulut Elvira Katuuk serta Kepala Dinas PUPR Sulut Deicy Paat yang memberikan penjelasan teknis terkait progres di lapangan.

Koordinasi lintas instansi ini menjadi sinyal kuat bagi calon investor mengenai keseriusan pemerintah daerah. Ke depan, pemantauan berkala akan terus dilakukan untuk memastikan dampak nyata pembangunan bagi peningkatan taraf hidup masyarakat Sulawesi Utara.

Bagikan
Sumber: zonautara.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks