MANADO — Wahyu Prasetyo didampingi jajaran manajemen PLN UID Suluttenggo bersilaturahmi langsung dengan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sulawesi Utara, Brigjen TNI Jonny Marpaung. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan membahas pentingnya stabilitas keamanan objek vital nasional sektor kelistrikan.
Stabilitas itu dinilai menjadi syarat utama untuk menjamin keberlangsungan pasokan energi bagi masyarakat luas. Objek vital kelistrikan tersebar di sejumlah titik di Bumi Nyiur Melambai.
Agenda silaturahmi berlanjut ke kunjungan kehormatan kepada Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol. Yudo Hermanto, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. Feri Tas. Kedatangan pimpinan baru PLN UID Suluttenggo disambut hangat para pimpinan instansi vertikal dan penegak hukum di provinsi itu.
Pertemuan dengan para pimpinan penegak hukum utama daerah menegaskan komitmen PLN mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta penegakan hukum yang berintegritas.
Wahyu menyampaikan bahwa estafet kepemimpinan di tubuh PLN UID Suluttenggo harus diiringi penguatan sinergi bersama seluruh mitra strategis. Menurutnya, keandalan pasokan listrik tidak hanya bertumpu pada aspek teknis ketenagalistrikan semata.
Dukungan penuh dari unsur pengamanan negara, penegak hukum, dan stabilitas keamanan daerah disebutnya sama pentingnya. "Seiring dengan semangat Hari Listrik Nasional ke-81 yang kita peringati tahun ini, kami di PLN UID Suluttenggo bertekad untuk membawa energi kebaikan yang semakin merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat," ujar Wahyu Prasetyo.
Ia menambahkan, kepemimpinan baru ini membawa komitmen membuka ruang komunikasi seluas-luasnya, mendengarkan masukan konstruktif, serta mempererat kolaborasi dengan Kabinda Sulut, Kapolda Sulut, Plt Kajati Sulut, dan seluruh jajaran Forkopimda di Sulawesi Utara.
Pendampingan aparat penegak hukum serta instansi intelijen dinilai krusial dalam mengawal berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) ketenagalistrikan. Peran itu juga dibutuhkan untuk pengamanan aset-aset strategis PLN di lapangan.
Sinergi lintas sektor diyakini mampu memitigasi potensi risiko gangguan. Dengan begitu, keandalan sistem kelistrikan di regional Suluttenggo dapat terus terjaga secara optimal.
Melalui momentum HLN ke-81, PLN UID Suluttenggo menegaskan kesiapannya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dukungan itu diwujudkan lewat penyediaan listrik yang andal, hijau, dan berkelanjutan.
Kolaborasi erat dengan unsur pimpinan daerah diharapkan mengakselerasi berbagai program pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan hingga ke pelosok wilayah Provinsi Sulawesi Utara.