MANADO — Revitalisasi menyasar jenjang TK, PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, hingga SLB, dan telah dimulai sejak 2025 dengan ratusan sekolah di Sulawesi Utara. Data Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dan Dinas Pendidikan Sulut menyebut jumlah satuan pendidikan penerima program tahun ini mencapai 770 unit.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Louis Schramm menilai perhatian pemerintah pusat ke daerah itu sudah terlihat nyata dalam dua tahun terakhir. Menurutnya, program-program tersebut akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
Sejumlah kepala sekolah penerima program menyebut nominal bantuan yang berbeda-beda. Kepala SD Negeri 32 Manado yang juga merangkap Kepala SD Negeri 61 Manado, Masyaria, menyebut dua sekolah yang dipimpinnya mendapat bantuan masing-masing Rp1,1 miliar dan Rp1,8 miliar.
Kepala SMP Negeri 4 Minahasa Selatan, Stela Tampi, menerima bantuan lebih dari Rp411 juta untuk sekolahnya. Sementara Kepala SMA di Tengah, Minahasa Selatan, Tenny Lelah, mendapat revitalisasi Rp900 juta.
"Kami bangga dan berterima kasih kepada Presiden Prabowo melalui Kemendikdasmen," kata Kartini Lumi, Kepala SLB Negeri di Desa Kapitu, Minsel, yang menerima bantuan revitalisasi Rp1,3 miliar pada tahun ini.
Selain revitalisasi, Sulut mendapat dua Sekolah Nasional Terintegrasi, yakni SNT 04 di Minahasa Utara dan SNT 13 di Tambun, Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow. Bantuan papan panel untuk pembelajaran melalui aplikasi digital berbasis internet turut disalurkan ke sekolah-sekolah.
Program Makan Bergizi Gratis menyasar pelajar, ibu hamil, dan anak balita. Sekolah Rakyat yang dibangun Kementerian Sosial di Tampusu, Tondano, serta di Kota Manado juga telah beroperasi sebagai lembaga berasrama bagi warga kurang mampu yang ingin bersekolah gratis.
Louis menyoroti posisi Sulut sebagai satu dari 17 lokasi pembangunan SNT. Provinsi itu juga tercatat sebagai satu dari enam provinsi yang mendapatkan SMA Taruna Nusantara, kali ini di Langowan, Kabupaten Minahasa, yang dibangun Kementerian Pertahanan.
Di jenjang perguruan tinggi, Kemendiktisaintek tahun ini membuka dan mengizinkan operasional tiga Fakultas Kedokteran di Sulut. Ketiganya berada di Universitas Negeri Manado, Universitas Katolik De La Salle, dan Universitas Klabat.
Louis menilai capaian itu luar biasa karena menjawab keterbatasan akses masyarakat Sulut yang ingin menempuh studi kedokteran. Ia optimistis kualitas sumber daya manusia di daerah itu akan semakin baik menuju Indonesia Emas 2045.
Pemerintah daerah saat ini dipimpin Gubernur Yulius Selvanus. Realisasi program pendidikan di Sulut melibatkan peran kementerian di Kabinet Merah Putih bersama dukungan pemerintah provinsi.