Polres Bolmong Gelar Patroli KRYD di Dumoga Timur, 7 Personel Sisir Titik Rawan Balap Liar

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:31:01 WIB
Personel Tim URC Resmob Polres Bolmong menggelar apel persiapan sebelum patroli KRYD di wilayah Dumoga Timur.

BOLMONG — Sebanyak 7 personel Tim URC Resmob Polres Bolaang Mongondow diterjunkan dalam patroli KRYD yang berlangsung pukul 22.00 WITA hingga 02.00 WITA. Satu unit kendaraan roda empat dikerahkan untuk menyisir wilayah Kecamatan Dumoga Timur.

Patroli dipimpin langsung Kanit URC AIPTU Ibrahim. Sasaran utamanya adalah titik-titik yang dinilai rawan tindak kriminal di wilayah hukum Polres Bolmong.

Metode Patroli: Apel, Mobile, hingga Imbauan Warga

Petugas memulai dengan apel persiapan sebelum bergerak melakukan patroli mobile. Selain berpatroli, personel juga melakukan sambang ke permukiman warga.

Imbauan kamtibmas disampaikan langsung kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung. Pendekatan yang dipakai bersifat persuasif, bukan represif.

Dari hasil patroli, petugas melakukan sambang di satu titik dengan penindakan persuasif. Tidak ada barang bukti yang diamankan dalam kegiatan tersebut.

Situasi Dumoga Timur Dilaporkan Aman dan Kondusif

Hingga patroli berakhir pada Kamis dini hari, situasi di Dumoga Timur dilaporkan aman dan kondusif. Tidak ada insiden menonjol selama kegiatan berlangsung.

Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Hardi Yanto Daenk menegaskan bahwa patroli KRYD akan terus ditingkatkan. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada warga.

"Patroli KRYD akan terus ditingkatkan guna menjaga kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Hardi.

Wilayah Dumoga Timur menjadi perhatian lantaran rawan aksi geng motor dan balap liar pada malam hari. Patroli rutin dinilai menjadi langkah preventif untuk menekan potensi gangguan tersebut.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: tajuk.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top