89 Kuda dari 14 Kontingen Berlaga di Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Tompaso, Rebutkan Hadiah Rp700 Juta

Penulis: Edi Wahyono  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:01:01 WIB
Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso menjadi tuan rumah IHR Kejurnas II 2026 yang digelar SARGA.CO bersama PP PORDASI.

MINAHASA — Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso menjadi tuan rumah IHR Kejurnas II 2026, kejuaraan ke-7 yang digelar SARGA.CO bersama PP PORDASI dalam rangkaian Indonesia's Horse Racing 2026 bertema "Race to the World Stage". Ini kali pertama kalender IHR menyentuh Sulawesi Utara setelah sebelumnya memperluas jangkauan dari Pulau Jawa ke Sumatera Barat.

Direktur Komersial SARGA.CO Diana Airin menyebut Sulawesi Utara dipilih karena tradisi pacuan kudanya yang kuat. Daerah itu telah melahirkan kuda pacu unggulan serta joki dan pelatih profesional yang bersaing hingga tingkat nasional.

"Hal ini sejalan dengan visi SARGA.CO memajukan pacuan kuda sebagai tradisi dan olahraga yang dapat menjadi bagian dari kebanggaan nasional," ujar Diana.

16 Kelas Dipertandingkan, Hadiah Terbesar Rp90 Juta

Kelas paling bergengsi adalah Kelas A "Star of Stars" jarak 2.200 meter dan Kelas A Sprint "Super Sprint" jarak 1.300 meter. Masing-masing menyediakan hadiah Rp90 juta.

Berikutnya Kelas B jarak 1.850 meter dan Kelas B Sprint jarak 1.200 meter dengan hadiah Rp70 juta per kelas. Dua belas kelas lain melengkapi kompetisi, mulai dari Kelas 2 Tahun Perdana C/D 600M hingga Kelas 3 Tahun Calon Derby 1.400M.

Sejumlah kuda terbaik Indonesia yang sebelumnya naik podium di IHR 2026 ikut berlaga. Di antaranya Zilong Rimboka dari Rimboka Stable, Monochrome dari Miranda Stable, serta Kashmir BB dan Duke BB dari Blue Blood Stable di A Star of Stars 2.200M.

Di Kelas A Super Sprint 1.300M ada Nara Eclipse dari Eclipse Stable, Surya BB, dan Vhagar BB (Romeo Berjaya) dari Blue Blood Stable. Melasti dari Miranda Stable, Kancil Mas T.A dari Tombo Ati Stable, dan Agatha Star mengisi Kelas B 1.850M, sedangkan Beautiful Sion dari Prima Sion Stable turun di Kelas B Sprint 1.200M.

Poin Kejurnas II Menentukan Peraih Piala Bergilir Presiden

IHR Kejurnas II masuk agenda utama PP PORDASI. Poin yang diraih atlet di Tompaso akan diakumulasi dengan perolehan Kejurnas I untuk menetapkan kontingen penerima Piala Bergilir Presiden Republik Indonesia.

Empat belas kontingen yang tampil berasal dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Selatan.

Tiket Mulai Rp50 Ribu, Anak-Anak Diskon 50 Persen

SARGA.CO menyiapkan tiket Tribun B Rp50 ribu, Tribun A Rp75 ribu dengan racebook, dan Tribun VIP Rp150 ribu yang mendapat snack serta racebook. Tiket The Lounge dibanderol Rp1,5 juta dengan free flow makanan dan minuman plus racebook.

Tiket anak mendapat potongan 50 persen untuk Tribun A dan Tribun B, dengan syarat tinggi anak di bawah 100 cm. Potongan 25 persen untuk semua jenis tiket tribun juga tersedia lewat aplikasi wondr by BNI hingga 24 Oktober 2026.

VP Marketing & Operation SARGA.CO Kevin Jonathan menyebut pihaknya menyediakan area festival agar pengunjung bisa merasakan keseruan pacuan kuda tanpa membeli tiket.

"Bahkan kami menyediakan area festival dimana pengunjung dapat menikmati keseruan pacuan kuda tanpa perlu membeli tiket apapun," ujarnya.

Seluruh tiket dapat dibeli melalui sargatiket.com atau di lokasi acara pada hari kejuaraan. Khusus tiket anak hanya tersedia on the spot.

"Dengan hadirnya kuda-kuda terbaik regional dan nasional memperebutkan berbagai gelar bergengsi, kami yakin IHR Kejurnas II 2026 ini akan menjadi destinasi yang menarik bagi masyarakat untuk mengisi akhir minggu bersama keluarga, kerabat, dan teman," tutup Diana Airin.

Kejuaraan ini didukung Arsari Tambang, wondr by BNI, Japfa, Fortis, dan Blue Blood Stable.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: detikmanado.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top