SULAWESI UTARA — Duel Paris Saint-Germain melawan Barcelona di Parc des Princes, Rabu dini hari pukul 02.00 WIB, memantik perang urat saraf kedua kubu. Luis Enrique menegaskan motivasi berlipat untuk menumbangkan mantan klubnya, sekaligus meminta publik tidak membebani Lamine Yamal dengan komparasi Lionel Messi.
Kedua tim merampungkan sesi latihan resmi sebelum konferensi pers digelar. Atmosfer pertemuan pers berlangsung panas, dengan pelatih dan pemain dari dua kubu saling melempar pernyataan.
Luis Enrique menyebut motivasinya berlipat ganda untuk menumbangkan Barcelona, klub yang pernah ia bela dan latih. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan PSG tidak akan tampil dengan rasa takut.
Ia juga mengingatkan publik agar tidak membebani Lamine Yamal dengan komparasi terhadap Lionel Messi. Menurut Enrique, tekanan berlebihan bisa mengganggu perkembangan pemain muda Barcelona tersebut.
Gelandang PSG, Vitinha, menolak anggapan bahwa timnya gentar menghadapi Lamine Yamal. Ia menegaskan skuad Paris tetap fokus pada permainan kolektif, bukan pada satu pemain lawan.
Dari kubu Barcelona, Hansi Flick melontarkan pujian kepada Luis Enrique. Pelatih asal Jerman itu menyebut PSG sebagai salah satu tim terkuat di muka bumi saat ini.
Pernyataan Flick memberi sinyal bahwa Barcelona tidak memandang enteng lawannya, meski laga digelar di kandang PSG.
Gelandang Barcelona, Pedri, melabeli Lamine Yamal sebagai pemain terbaik dunia saat ini. Pujian itu menambah panas jelang bentrokan di Parc des Princes.
Pedri juga bersiap melakoni reuni emosional melawan mantan rekannya, Ousmane Dembele, yang kini memperkuat PSG.
Duel PSG melawan Barcelona dijadwalkan berlangsung Rabu dini hari pukul 02.00 WIB di Parc des Princes. Kedua tim telah menyelesaikan persiapan terakhir mereka.