SULAWESI UTARA — Peluncuran ini menjadi momen penting bagi Apple yang selama bertahun-tahun menahan diri masuk ke kategori perangkat lipat. Langkah tersebut sekaligus menjawab spekulasi pasar soal kapan raksasa Cupertino itu akan merilis perangkat dengan layar fleksibel.
iPhone Duo mengusung layar yang membentang hingga 7,8 inci. Ukuran tersebut menempatkannya di segmen yang bersaing langsung dengan ponsel lipat buku dari Samsung dan sejumlah vendor China.
Detail teknis lain soal chipset, kamera, bobot, dan mekanisme engsel belum diungkap dalam bahan yang tersedia. Begitu pula informasi soal harga dan ketersediaan di pasar Indonesia.
Peluncuran disebut berlangsung secara global pada Kamis (10/9). Namun belum ada keterangan resmi soal jadwal rollout ke Indonesia, termasuk apakah perangkat akan masuk melalui jalur distribusi resmi Apple di Tanah Air.
Pengguna Indonesia yang menantikan perangkat ini perlu menunggu pengumuman resmi soal ketersediaan, harga, dan sertifikasi yang berlaku di pasar lokal.
Segmen ponsel lipat selama ini didominasi Samsung lewat lini Galaxy Z Fold dan Z Flip, disusul sejumlah merek China seperti Huawei, Oppo, dan Honor. Kehadiran Apple berpotensi mengubah peta persaingan di kategori premium.
Bagi pelaku bisnis digital dan investor startup, masuknya Apple ke kategori ini bisa menjadi sinyal bahwa format lipat mulai dianggap matang sebagai pasar massal, bukan sekadar eksperimen teknologi.
Detail lebih lanjut soal iPhone Duo, termasuk spesifikasi lengkap dan jadwal ketersediaan di berbagai region, masih menunggu informasi resmi dari Apple.