MANADO — Rangkaian Korea Tourism Seminar 2026 resmi menyentuh Sulawesi Utara. Setelah sukses digelar di Solo, KTO Jakarta memilih Manado sebagai titik kedua sebelum berlanjut ke Makassar pada 28 Agustus 2026.
Acara ini menyasar travel agents dan pelaku industri pariwisata dari Manado dan sekitarnya. Fokus utamanya adalah memperkenalkan perkembangan terbaru sektor pariwisata Korea sekaligus menjaring lebih banyak wisatawan dari kawasan timur Indonesia.
Salah satu daya tarik utama dalam seminar ini adalah akses yang semakin dekat. Sejak 26 Oktober 2025, Eastar Jet mengoperasikan penerbangan carter langsung dengan rute Manado–Incheon pulang-pergi.
Kehadiran rute ini memangkas waktu tempuh dan menghilangkan kebutuhan transit, menjadikan Korea tujuan yang jauh lebih realistis bagi masyarakat Sulawesi Utara. KTO menilai konektivitas ini sebagai faktor kunci pertumbuhan wisatawan dari daerah tersebut.
Selain akses penerbangan, Pemerintah Korea masih memberlakukan Program Bebas Visa Sementara bagi wisatawan grup Indonesia. Ketentuannya cukup ringan: minimal rombongan tiga orang.
Kebijakan ini dinilai efektif mendorong perjalanan keluarga maupun kelompok kecil. KTO menyebut program ini sebagai salah satu stimulus utama di balik meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea.
Angka berbicara. Data statistik terbaru mencatat 224.524 wisatawan Indonesia berkunjung ke Korea sepanjang Januari–Juni 2026. Capaian ini menempatkan Indonesia sebagai penyumbang wisatawan mancanegara terbesar ketiga dari kawasan ASEAN.
Angka tersebut dinilai mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap Korea, tidak hanya sebagai destinasi liburan tetapi juga untuk keperluan pendidikan, kesehatan, hingga bisnis.
KTO tidak hanya mengandalkan popularitas budaya pop Korea. Sepanjang 2026, promosi difokuskan pada lima tema besar:
Strategi ini diambil untuk memperkenalkan Korea dari berbagai sisi, tidak hanya bergantung pada satu segmen wisatawan.
Direktur KTO Jakarta Office, Kim Jisun, menegaskan bahwa Sulawesi Utara memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata ke Korea. Ia menyebut kemudahan akses sebagai faktor penentu.
"Dengan semakin mudahnya akses perjalanan, termasuk tersedianya charter flight dengan rute Manado–Incheon PP, kami berharap dapat terus memperkuat kerja sama dengan travel agents dan pelaku industri pariwisata di wilayah ini," ujar Kim Jisun dalam sambutannya.
KTO berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada agen perjalanan lokal, termasuk informasi terbaru mengenai program bebas visa dan pengembangan produk wisata ke Korea.
Setelah Manado, rombongan KTO akan bergeser ke Makassar pada 28 Agustus 2026. Rangkaian seminar ini merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan promosi di luar Pulau Jawa.
Bagi travel agents di Sulut yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Program Bebas Visa Sementara dan daftar Authorized Travel Agent, KTO mengimbau untuk memantau kanal resmi Korea Tourism Organization Indonesia melalui media sosial dan situs resminya.