MANADO — Nama Johanes Adhyaksa Pesik Langie mendadak menjadi perbincangan di Sulawesi Utara. Pemuda asal Kota Manado ini sukses mengukir prestasi nasional: menjadi yang terbaik dalam seleksi masuk Akademi Kepolisian (Akpol) 2026. Keistimewaannya, ia tidak mendaftar lewat jalur umum, melainkan jalur kuota khusus Pemda DKI Jakarta — jalur dengan persaingan paling ketat.
Proses seleksi yang dijalani Johanes bukanlah perkara mudah. Total pendaftar di jalur Pemda DKI Jakarta mencapai 5.432 orang. Dari jumlah itu, Johanes keluar sebagai yang terbaik, menyisihkan ribuan calon taruna dari berbagai daerah di Indonesia.
Keberhasilan Johanes bukan hanya kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga mengharumkan nama Sulawesi Utara di panggung nasional. Sebelumnya, ia telah mengantongi sederet penghargaan yang membuktikan disiplin dan dedikasi tinggi. Jalur Pemda biasanya diperuntukkan bagi putra-putri daerah yang ingin mengabdi di daerah asal. Namun, Johanes justru memilih jalur Pemda DKI Jakarta dan berhasil menjadi yang terbaik.
Pencapaian ini membuktikan bahwa talenta muda dari Indonesia Timur mampu bersaing dan unggul di tingkat nasional. Johanes diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Sulawesi Utara untuk terus berprestasi dan mengharumkan daerah. Langkah selanjutnya, ia akan menjalani pendidikan dan pembinaan di Akademi Kepolisian untuk menjadi perwira masa depan.