MANADO — Angka pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada triwulan III 2024 mencapai 5,5 persen secara tahunan. Capaian ini disebut lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran 5 persen.
Jemmy Ringkuangan mengatakan pemerintah terus memantau berbagai indikator ekonomi dan sosial. Tujuannya, memastikan manfaat pertumbuhan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
"Kami melakukan pemantauan ketat terhadap berbagai indikator agar program-program pemerintah tepat sasaran," ujarnya.
Ekspor Tumbuh Dua Digit, Pariwisata Mulai Bangkit
Kinerja ekspor Sulawesi Utara menjadi salah satu motor utama pertumbuhan. Tercatat, nilai ekspor daerah ini naik 11,49 persen, didorong oleh permintaan komoditas unggulan seperti kelapa dan produk perikanan.
Di sisi lain, sektor pariwisata menunjukkan geliat positif. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara meningkat signifikan sepanjang tahun ini.
Pemprov Sulut optimistis tren ini akan berlanjut seiring dengan perbaikan infrastruktur dan promosi destinasi unggulan seperti Bunaken dan Likupang.
Inflasi Terkendali, Daya Beli Masyarakat Terjaga
Jemmy menambahkan bahwa inflasi di Sulawesi Utara masih dalam rentang terkendali. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga pangan global.
Pemerintah daerah telah menggelar operasi pasar dan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi gejolak harga yang kerap terjadi pada akhir tahun.
"Kami juga memperkuat sinergi dengan Bulog dan distributor untuk menjaga stok," kata Jemmy.
Apa Langkah Pemprov Selanjutnya?
Ke depan, Pemprov Sulawesi Utara akan fokus pada pengembangan sektor-sektor yang memiliki efek berganda besar. Sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata menjadi prioritas utama dalam APBD 2025.
Pemerintah juga mendorong digitalisasi UMKM agar produk lokal bisa menembus pasar ekspor. Pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha kecil terus diperluas hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Dengan strategi ini, Sulawesi Utara diharapkan mampu mempertahankan momentum pertumbuhan meskipun ketidakpastian global masih membayangi.