Pencarian

PDAM Tirta Bukaka Bolmong Rancang Produksi Air Minum Kemasan, Pembayaran Tagihan Kini Bisa Lewat Alfamart dan Indomaret

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 15:31:02 WIB
PDAM Tirta Bukaka Bolmong Rancang Produksi Air Minum Kemasan, Pembayaran Tagihan Kini Bisa Lewat Alfamart dan Indomaret
Direktur PDAM Tirta Bukaka Bolmong memaparkan rencana produksi air minum kemasan yang masih dalam tahap kajian hingga akhir tahun.

BOLMONGPT Air Minum Tirta Bukaka Bolaang Mongondow mulai menyiapkan langkah ekspansi bisnis dengan merancang produksi air minum dalam kemasan. Rencana ini masih berada pada tahap kajian awal dan perencanaan yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

Direktur PT Air Minum Tirta Bukaka Bolaang Mongondow, Andri Panca Setiono, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah mengevaluasi sejumlah aspek pendukung sebelum pembangunan fasilitas produksi dimulai. Salah satu pertimbangan utama adalah penentuan lokasi pabrik yang dinilai paling memungkinkan.

"Baru di akhir tahun ini kita membuat perencanaan untuk membuat air kemasan. Untuk pembangunan mudah-mudahan, mohon doa dan dukungan, akhir tahun ini sudah bisa dimulai," kata Andri.

Lokasi Produksi Masih Dievaluasi, Sumber Air Jadi Prioritas

Menurut Andri, lokasi pengembangan fasilitas produksi air kemasan masih akan dievaluasi secara mendalam. Faktor ketersediaan dan keberlanjutan sumber air menjadi pertimbangan utama yang tidak bisa ditawar.

Perusahaan tidak ingin pembangunan fasilitas baru justru mengganggu pasokan air bersih bagi pelanggan yang sudah ada. Karena itu, kajian teknis terhadap debit sumber air menjadi langkah awal yang wajib dilakukan sebelum proyek fisik berjalan.

Bayar Tagihan Air Kini Bisa Lewat Indomaret dan Alfamart

Di sisi pelayanan, Tirta Bukaka telah menghadirkan terobosan baru dengan membuka kanal pembayaran tagihan melalui Indomaret dan Alfamart. Langkah ini diambil untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi pelanggan dalam menyelesaikan kewajiban bulanan mereka.

Sebelumnya, pelanggan hanya bisa membayar tagihan melalui layanan langsung di kantor PDAM. Dengan adanya kerja sama ini, pelanggan tidak lagi bergantung pada jam operasional kantor dan bisa membayar di minimarket terdekat.

Kemarau Berkepanjangan, Perusahaan Tahan Diri Tambah Sambungan Baru

Andri menegaskan bahwa pengembangan usaha dan penambahan pelanggan tetap harus memperhatikan kemampuan sumber air. Kondisi musim kemarau yang berpotensi menurunkan debit air menjadi perhatian serius perusahaan.

Perusahaan memilih berhati-hati dalam menambah sambungan baru agar distribusi kepada pelanggan lama tidak terganggu. Langkah ini diambil untuk mencegah munculnya keluhan akibat pasokan air yang tidak lancar di tengah kondisi cuaca kering.

"Kita mau lihat dulu debit air yang turun. Jangan sampai debit air karena musim kemarau masih berkepanjangan, kemudian pelanggan lama tidak mendapatkan air dan akhirnya terjadi komplain. Intinya, PDAM mengutamakan pelayanan sehingga pelanggan tetap bisa menikmati air bersih dan air minum," ujarnya.

Tarif Air Tetap Stabil, Merek Air Kemasan Belum Ditentukan

Di tengah berbagai tantangan operasional, Andri memastikan tarif air untuk pelanggan tetap diupayakan stabil. Perusahaan tidak ingin penurunan debit dan beban operasional langsung dibebankan kepada masyarakat.

Upaya menjaga keberlanjutan sumber air juga menjadi prioritas, terutama ekosistem di wilayah hulu. Koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan sebagai bagian dari langkah mitigasi untuk mempertahankan ketersediaan air baku.

Mengenai merek produk air minum kemasan yang akan diluncurkan, Andri menyebut belum ada keputusan final. Sejumlah opsi masih akan dibahas dan dievaluasi sebelum perusahaan menetapkan merek yang paling tepat.

Andri berharap kondisi cuaca segera membaik dan hujan kembali turun agar debit air dapat pulih normal. Ketersediaan air menjadi faktor kunci dalam menjaga pelayanan kepada pelanggan sekaligus mendukung rencana pengembangan produk air kemasan ke depan.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infokini.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks