SULAWESI UTARA — Gedung berlantai 15 yang terbakar pada Jumat (7/8) itu kini dipasangi garis polisi di sekeliling area. Sejumlah personel kepolisian dan armada Damkar masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi titik api baru yang muncul dari puing-puing material gedung.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengungkapkan, tim Labfor sejatinya sudah tiba di gedung Bapenda sejak Jumat malam. Namun, pemeriksaan bagian dalam bangunan terpaksa ditunda karena faktor keselamatan personel di lapangan.
"Dari kepolisian, sudah datang dari tim Labfor, namun belum bisa masuk karena masih dilakukan penyisiran dulu oleh tim penyisir dari Damkar," kata Roby di lokasi, Sabtu (8/8).
Prioritas Evakuasi dan Keselamatan Tim di Lokasi
Penundaan olah TKP ini dilakukan demi memastikan struktur bangunan benar-benar steril dari potensi bahaya. Roby menegaskan, proses pencarian titik awal api baru akan dimulai setelah area gedung dinyatakan aman untuk dimasuki tim forensik.
"Kalau sudah dinyatakan aman untuk polisi masuk dan melakukan TPTKP dan olah TKP oleh Labfor Polri, baru kami akan masuk untuk mencari sumber atau sebab dari kebakaran tersebut," lanjutnya.
Kepolisian memastikan langkah ini bukan bentuk kelambatan, melainkan prosedur standar yang mengedepankan keselamatan. Tim penyisir Damkar harus memastikan tidak ada material yang rapuh atau berpotensi runtuh sebelum tim forensik bergerak.
Dugaan Api Berasal dari Lantai 11 yang Sedang Direnovasi
Sembari menunggu hasil analisis teknis Puslabfor, polisi telah memeriksa sepuluh orang saksi. Salah satunya adalah pekerja gedung yang sempat terjebak di lantai 15 saat api mulai membakar bangunan. Korban dipastikan dalam kondisi baik meski masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Dugaan sementara yang berkembang di lapangan, api pertama kali muncul dari area lantai 11 yang kebetulan sedang dalam proses renovasi. Informasi ini disampaikan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, namun masih menunggu pembuktian ilmiah dari tim forensik.
Penyebab pasti kebakaran baru bisa dipastikan setelah tim Puslabfor merampungkan pemeriksaan di lokasi. Hingga berita ini diturunkan, proses penyisiran oleh Damkar masih berlangsung dan belum ada keterangan resmi mengenai estimasi waktu penyelesaian olah TKP.