KOTAMOBAGU — Puluhan personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotamobagu turun ke lapangan pada Selasa pagi (04/08/2026) untuk melaksanakan strong point di sejumlah titik rawan lalu lintas. Fokus utama pengamanan kali ini menyasar kawasan sekolah yang memiliki volume kendaraan tinggi saat jam masuk kerja dan sekolah.
Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga aktif membantu menyeberangkan siswa-siswi yang hendak masuk ke gerbang sekolah. Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan prima kepolisian sekaligus menciptakan rasa aman bagi orang tua yang mengantar anaknya.
Prioritas Keselamatan Pelajar dan Pengurai Kemacetan
Kasat Lantas Polres Kotamobagu menyebut kegiatan ini merupakan pelayanan rutin yang sengaja diprioritaskan pada lokasi-lokasi dengan mobilitas tinggi. Kehadiran personel di titik strategis dinilai efektif untuk memecah kepadatan yang kerap terjadi di pagi hari.
“Dengan kehadiran personel Satlantas di titik-titik strategis, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” kata Kasat Lantas.
Selain mengurai kemacetan, pengaturan lalu lintas yang dilakukan secara langsung oleh petugas juga memberikan jaminan prioritas bagi pengguna jalan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang melibatkan pelajar maupun warga lainnya yang tengah beraktivitas di sekitar sekolah.
Menekan Angka Pelanggaran di Titik Rawan
Kegiatan strong point pagi ini juga menyasar pada upaya preventif untuk menekan potensi pelanggaran lalu lintas. Dengan kehadiran polisi yang terlihat jelas di jalan, diharapkan pengendara lebih disiplin dan mematuhi rambu-rambu yang ada.
Polres Kotamobagu menegaskan bahwa operasi rutin ini akan terus dilakukan secara konsisten, terutama pada jam-jam sibuk. Hal ini sebagai komitmen dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukumnya.
Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan serta memprioritaskan keselamatan bersama, khususnya bagi anak-anak sekolah yang rentan menjadi korban kecelakaan di jalan raya.