MANADO — Polda Sulawesi Utara memastikan lima calon taruna dan taruni asal daerahnya dinyatakan lulus terpilih dalam sidang penetapan hasil kelulusan akhir seleksi tingkat pusat penerimaan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2026.
Mereka akan mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian setelah dinyatakan lolos dari total 404 peserta yang mengikuti seleksi di tingkat pusat. Dari jumlah tersebut, hanya 350 orang yang dinyatakan lulus, terdiri atas 320 pria dan 30 wanita.
Daftar Nama Calon Taruna Asal Sulut yang Lolos
Lima nama yang berhasil lolos dari Polda Sulut berasal dari beberapa wilayah di provinsi tersebut. Mereka adalah Reigen Efrata Massie dari Polres Minahasa Utara, serta tiga wakil dari Polresta Manado yakni Dewa Made Keshava Abhipraya, Hieronimus Habreta Mrapa Sembiring, dan Yosua Alvado Sirait.
Satu-satunya perwakilan perempuan yang lolos adalah Khalilah Falisha dari Polres Kotamobagu. Keberhasilan ini menjadi catatan tersendiri karena persaingan di tingkat pusat berlangsung sangat ketat.
Proses Seleksi Dipastikan Transparan dan Akuntabel
Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi berjalan dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Hal ini menjadi dasar keyakinan bahwa setiap peserta yang lulus memang memiliki kualitas terbaik.
"Kami mengucapkan selamat kepada lima putra-putri terbaik Sulawesi Utara yang telah dinyatakan lulus terpilih menjadi calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026," kata Alamsyah di Manado, Sabtu.
Sidang Kelulusan Dihadiri Unsur Pengawas Eksternal
Sidang penetapan kelulusan tersebut digelar di Gedung Graha Cendekia Akpol Lemdiklat Polri. Sidang ini dihadiri oleh unsur Komite Percepatan Reformasi Polri, Kalemdiklat Polri, As SDM Kapolri, Gubernur Akpol, serta perwakilan Kompolnas.
Kehadiran pengawas internal dan eksternal dalam sidang tersebut menjadi bukti bahwa proses penerimaan anggota Polri dilakukan secara terbuka. Para Karo SDM Polda dan peserta seleksi juga turut hadir dalam agenda penting tersebut.
Harapan Polda Sulut untuk Para Calon Taruna
Kabid Humas berharap para calon taruna dan taruni dapat menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh dan menjaga integritas selama menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian. Pendidikan di Akpol menjadi fondasi awal bagi mereka untuk berkarier sebagai perwira Polri.
"Kelak menjadi perwira Polri yang profesional, modern, dan terpercaya dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara," harapnya.
Alamsyah juga mengapresiasi seluruh panitia seleksi, pengawas internal maupun eksternal, serta masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan proses penerimaan anggota Polri. Dukungan tersebut dinilai berkontribusi menghasilkan peserta terbaik untuk mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian.