SULAWESI UTARA — Pesta juara Timnas Spanyol di Madrid pada awal pekan lalu tidak hanya dipenuhi euforia trofi. Sebuah momen kontroversial muncul ketika Ferran Torres, pencetak gol kemenangan di final, tampil dengan topi merah khas gerakan MAGA milik Donald Trump. Bedanya, tulisan di topi itu dipelintir menjadi "Make Spain Great Again".
Gol Torres Bawa La Roja Juara Dunia
Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 di final yang digelar di Amerika Serikat. Gol tunggal dicetak oleh Ferran Torres, yang sekaligus menjadi pahlawan bagi La Furia Roja. Ini merupakan gelar kedua Spanyol setelah edisi 2010 di Afrika Selatan.
Topi 'Make Spain Great Again' Viral
Foto Torres dengan topi tersebut menyebar luas di media sosial, termasuk diunggah oleh New York Post. Banyak pihak menilai aksi itu sebagai bentuk sindiran terhadap Trump, mengingat hubungan Spanyol dan Amerika Serikat yang tengah tegang terkait konflik dengan Iran. Spanyol sebelumnya menolak permintaan Trump untuk menggunakan pangkalan militernya.
Slogan "Make America Great Again" pertama kali dipopulerkan mantan Presiden Ronald Reagan pada 1980 dan kemudian diadopsi Trump. Slogan ini kerap dikritik karena dianggap berbau rasis serta menggaungkan narasi anti-imigran.
Trump Puji Torres: Itu Penghormatan
Alih-alih marah, Trump justru memberikan pujian kepada Torres. Dalam pernyataannya yang dikutip Marca, Trump mengatakan, "Dia adalah pemain hebat. Dia mengenakan topi bertuliskan 'Make America Great Again', jadi itu merupakan penghormatan yang bagus. Dan saya rasa niatnya sangat baik, kami menghargainya."
Pernyataan Trump itu sontak menjadi perbincangan. Sebagian pihak menganggap Trump salah membaca situasi, sementara yang lain menilai Torres memang sengaja memberi hormat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Torres atau Federasi Sepak Bola Spanyol.
Apapun niat di balik topi tersebut, satu hal pasti: Ferran Torres kini tidak hanya dikenang sebagai pencetak gol kemenangan di final Piala Dunia, tetapi juga sebagai pemain yang ikut meramaikan panggung politik internasional.