Pencarian

6 Kuliner Legendaris Khas Minahasa yang Wajib Dicoba

Sabtu, 11 Juli 2026 • 21:32:01 WIB
6 Kuliner Legendaris Khas Minahasa yang Wajib Dicoba

Minahasa dikenal luas sebagai daerah dengan kekayaan kuliner yang khas, didominasi cita rasa pedas dan rempah yang kuat. Ragam hidangan ini telah diwariskan turun-temurun dan tetap eksis dinikmati masyarakat hingga saat ini.

Bagi wisatawan maupun warga lokal yang ingin mengeksplorasi kekayaan kuliner Minahasa, berikut beberapa jenis hidangan legendaris yang layak dicoba sebagai bagian dari pengalaman menikmati cita rasa khas daerah ini.

Tinutuan, Bubur Sayur Khas Pagi Hari

Tinutuan atau yang lebih dikenal dengan sebutan bubur Manado merupakan hidangan berbahan dasar sayuran seperti labu, bayam, dan jagung yang dimasak bersama bubur nasi. Hidangan ini biasa dinikmati sebagai menu sarapan.

Cita rasa gurih dan segar dari sayuran membuat tinutuan cocok dinikmati kapan saja, terutama saat cuaca dingin di pagi hari. Biasanya disajikan bersama sambal dan ikan asin sebagai pelengkap.

Cakalang Fufu, Ikan Asap Khas Sulawesi Utara

Cakalang fufu adalah olahan ikan cakalang yang diasapi hingga kering namun tetap mempertahankan cita rasa gurih khasnya. Proses pengasapan tradisional membuat aroma dan rasanya berbeda dari ikan asap pada umumnya.

Hidangan ini biasa diolah kembali menjadi berbagai masakan, seperti tumisan pedas atau dijadikan lauk pendamping nasi hangat dengan sambal khas Minahasa yang menggugah selera.

Rica-Rica, Sambal Pedas Serbaguna

Rica-rica merupakan bumbu khas Minahasa yang terbuat dari cabai dan rempah-rempah, biasa digunakan untuk mengolah berbagai jenis daging maupun ikan. Cita rasa pedas dan gurihnya menjadi ciri khas yang kuat.

Bumbu ini sangat fleksibel diaplikasikan ke berbagai bahan makanan, sehingga banyak variasi olahan rica-rica yang bisa ditemukan di berbagai rumah makan khas Minahasa.

Woku, Olahan Rempah dengan Aroma Khas

Masakan woku dikenal dengan aromanya yang kuat berkat campuran daun kemangi, daun jeruk, dan rempah lain yang meresap sempurna ke dalam bahan utama, baik ikan maupun ayam.

Perpaduan rasa pedas, asam, dan segar dari rempah-rempah membuat woku menjadi salah satu hidangan yang paling dicari wisatawan saat berkunjung ke wilayah Minahasa dan sekitarnya.

Klappertart dan Panada sebagai Camilan Khas

Selain hidangan berat, Minahasa juga punya camilan legendaris seperti klappertart, kue berbahan dasar kelapa muda dengan cita rasa manis dan lembut yang populer sebagai oleh-oleh maupun camilan sehari-hari.

Ada pula panada, roti goreng berisi ikan cakalang atau sayuran yang gurih dan mengenyangkan, cocok dinikmati sebagai camilan sore ditemani teh atau kopi hangat khas daerah setempat.

  • Coba tinutuan sebagai menu sarapan khas pagi hari
  • Cicipi cakalang fufu dengan aroma asap khasnya
  • Nikmati olahan rica-rica yang pedas menggugah selera
  • Rasakan aroma khas masakan woku berbahan rempah
  • Jangan lewatkan klappertart dan panada sebagai camilan

Kekayaan kuliner Minahasa mencerminkan tradisi kuliner yang kuat dan tetap lestari hingga sekarang. Informasi seputar kuliner dan budaya Minahasa lainnya bisa diikuti lewat beranda kabarsulut.id.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks