Pencarian

Manchester United Siap Jual Hak Nama Stadion Baru demi Jaga Kesehatan Finansial Klub

Jumat, 10 Juli 2026 • 02:22:31 WIB
Manchester United Siap Jual Hak Nama Stadion Baru demi Jaga Kesehatan Finansial Klub
Manchester United bersiap menjual hak nama stadion baru untuk menjaga kesehatan finansial klub.

SULAWESI UTARA — Proyek ambisius ini bukan sekadar membangun stadion. Dalam rencana induk yang baru diungkap, pengembangan kawasan seluas 370 hektar ini diprediksi akan menciptakan 48.000 lapangan kerja dan 15.000 rumah baru. Stadion anyar itu akan berlokasi hanya 350 yard dari markas mereka saat ini, di lahan yang sudah resmi dibeli klub pada bulan lalu.

Pendekatan Bisnis Baru di Tengah Utang Membengkak

Collette Roche, Kepala Eksekutif New Stadium Development Manchester United, mengonfirmasi niat tersebut saat peluncuran cetak biru kawasan Old Trafford. Ia menegaskan bahwa klub tidak akan gegabah dalam proyek ini.

"Sejak awal kami sudah jelas, ini harus proyek kewarasan, bukan proyek gengsi," ujar Roche. "Saya belum tahu stadion ini akan dinamai apa, tapi kami sudah sangat vokal bahwa kami akan melihat potensi penjualan hak penamaan."

Langkah ini bukan tanpa alasan. Manchester United saat ini tercatat memiliki utang lebih dari £1,3 miliar, kombinasi dari biaya warisan pengambilalihan Glazer pada 2005, batas kredit bergulir, dan pembayaran transfer yang belum lunas. Penjualan hak penamaan, seperti yang dilakukan Arsenal dengan Emirates atau Manchester City dengan Etihad, dianggap sebagai sumber pendapatan krusial.

Tiket Terjangkau vs Pembiayaan Stadion

Roche menekankan bahwa pendapatan dari hak penamaan akan digunakan untuk menjaga harga tiket tetap terjangkau bagi suporter. "Semua orang sadar harga tiket yang terjangkau itu penting. Untuk mewujudkannya, kami perlu menghasilkan pendapatan dari tempat lain," jelasnya.

Meski begitu, Roche mengakui bahwa biaya proyek infrastruktur sebesar ini berpotensi membengkak. Ia mencontohkan renovasi pusat pelatihan Carrington senilai £50 juta yang selesai tepat waktu dan di bawah anggaran pada Agustus 2025 sebagai bukti disiplin finansial klub.

Desain dan Jadwal Pembangunan

Menariknya, desain 'tenda sirkus' yang diperkenalkan oleh pemilik minoritas Sir Jim Ratcliffe pada Maret 2025 tidak muncul dalam rencana terbaru. Roche menegaskan bahwa desain belum final dan klub akan berkonsultasi dengan arsitek Foster and Partners serta suporter. Targetnya, sesuatu yang konkret bisa dibagikan kepada publik pada akhir 2026 atau awal 2027.

CEO Manchester United, Omar Berrada, yang juga hadir dalam acara tersebut, meredam spekulasi bahwa proyek ini mungkin batal. "Kami sudah terlalu jauh," kata Roche menirukan pernyataan Berrada.

Tanpa Uang Publik untuk Stadion

Satu hal yang ditegaskan Roche: tidak ada uang publik yang akan digunakan untuk pembangunan stadion. "Kami sebagai klub sepak bola harus berdiri di atas kaki kami sendiri. Kami harus membayar stadion kami sendiri," tegasnya.

Namun, ia mengakui proyek ini jauh lebih besar dari sekadar stadion. "Yang tidak bisa kami lakukan adalah membayar stasiun kereta baru atau infrastruktur baru. Dana kami akan digunakan untuk stadion," pungkas Roche. Sementara itu, negosiasi dengan Freightliner terkait lahan yang sempat menjadi opsi utama untuk stadion masih terus berlanjut sebagai bagian dari proyek regenerasi yang lebih luas.

Bagikan
Sumber: bbc.co.uk

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks