SULAWESI UTARA — INALUM membukukan produksi aluminium sebesar 280.082 metrik ton (mt) pada tahun 2025, naik 2% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini sekaligus menjadi capaian tertinggi dalam sejarah setengah abad perusahaan. Dari sisi penjualan, volume yang tercatat mencapai 280.141 mt, meningkat 1% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Kenaikan ini ditopang oleh rampungnya Proyek Pot Upgrading di lini produksi. Proyek tersebut meningkatkan kapasitas terpasang pabrik menjadi sekitar 274.000 ton per tahun melalui peningkatan teknologi tungku reduksi ke arus 235 kA pada 170 tungku di Potline 2. Hasilnya, efisiensi operasional pun ikut terdongkrak.
Laba Bersih Tumbuh 15%, EBITDA Naik 17%
Kinerja operasional yang solid berimbas langsung pada keuangan perusahaan. Sepanjang tahun buku 2025, Inalum mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 10% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh volume penjualan yang lebih tinggi dan harga jual komoditas yang membaik.
Laba bersih konsolidasian perusahaan tercatat naik 15% secara tahunan. Sementara EBITDA—indikator kemampuan perusahaan menghasilkan kas—tumbuh lebih tinggi lagi, yakni 17%. RUPST yang digelar baru-baru ini pun telah menyetujui Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025 dengan opini wajar dari Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja.
"Pencapaian Tahun Buku 2025 merupakan hasil dari konsistensi transformasi operasional, peningkatan efisiensi, serta kolaborasi seluruh insan INALUM dan dukungan Grup MIND ID. Kinerja terbaik sepanjang sejarah perusahaan ini menjadi bukti bahwa strategi penguatan daya saing dan hilirisasi yang kami jalankan telah memberikan hasil yang nyata," ujar Corporate Secretary Inalum, Mahyaruddin AR, dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6/2026).
Direksi Baru: Kemal Sudiro Gantikan Benny Wiwoho
Dalam RUPST yang sama, pemegang saham menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Kemal Sudiro resmi diangkat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia & Transformasi Bisnis, menggantikan Benny Alexander FD Wiwoho yang diberhentikan dari jabatan Direktur Strategic Support & Human Capital.
Kemal bukan wajah baru di lingkungan BUMN. Sebelum bergabung ke Inalum, ia menjabat sebagai Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM di PT Pindad. Pengalamannya di bidang keuangan dan pengelolaan sumber daya manusia diharapkan dapat mempercepat transformasi bisnis di tubuh Inalum.
Susunan Komisaris dan Direksi Inalum Terkini
Berikut adalah jajaran komisaris dan direksi Inalum hasil RUPST terbaru:
Komisaris:
Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Musa Bangun
Komisaris: Indra Simarta, Ali Said, Kardwiyana Ukar
Komisaris Independen: Hari Soebagijo
Direksi:
Direktur Utama: Melati Sarnita
Direktur Keuangan: Ken Permana
Direktur Operasi: Ivan Ermisyam
Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Arif Haendra
Direktur Sumber Daya Manusia & Transformasi Bisnis: Kemal Sudiro