BOLAANG MONGONDOW — Ulyas Taha hadir di tengah para siswa dan orang tua yang memadati lokasi acara. Momen pelepasan kelas XII MAKN Bolmong ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi penanda lahirnya lulusan-lulusan baru yang siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Generasi Emas yang Dilepas dengan Doa dan Air Mata
Suasana haru terasa sejak awal acara. Beberapa siswa tak kuasa menahan tangis saat melepas seragam madrasah untuk terakhir kalinya. Para guru dan orang tua yang hadir juga tampak terharu menyaksikan anak-anak mereka melangkah ke fase berikutnya.
Kakanwil Ulyas Taha dalam sambutannya menekankan bahwa 46 lulusan ini adalah bagian dari generasi emas yang harus terus berkarya. Ia berpesan agar ilmu yang didapat selama di MAKN Bolmong tidak berhenti di sini.
"Jadilah alumni yang membawa nama baik madrasah dan provinsi Sulawesi Utara di mana pun kalian berada," pesan Ulyas Taha di hadapan para wisudawan, Kamis pekan lalu.
MAKN Bolmong: Bukti Pendidikan Vokasi Berbasis Agama
MAKN Bolmong merupakan salah satu madrasah kejuruan unggulan di Sulawesi Utara. Lembaga ini menggabungkan kurikulum agama dengan keterampilan vokasi, sehingga lulusannya diharapkan memiliki kompetensi ganda: kuat secara spiritual dan siap secara teknis di dunia industri.
Pelepasan kelas XII ini juga menjadi ajang evaluasi bagi pihak madrasah. Para guru berharap tahun depan jumlah lulusan bisa lebih banyak dengan kualitas yang terus meningkat.