SULAWESI UTARA — Dewa United menang 2-1 atas Persija Jakarta pada laga pekan kedelapan Liga 1 setelah tertinggal lebih dulu di babak pertama. Gol Taisei Marukawa di menit ke-85 memastikan tiga poin penuh bagi tuan rumah, sekaligus memangkas jarak dengan Macan Kemayoran di puncak klasemen menjadi satu angka.
Pertandingan di lapangan berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama. Persija langsung mengambil inisiatif dan mengejutkan lini pertahanan tuan rumah saat laga baru berjalan empat menit.
Umpan matang Alexander Jeremejeff dituntaskan Muhammad Rayhan Hannan menjadi gol pembuka Macan Kemayoran. Keunggulan cepat itu memaksa Dewa United menaikkan garis pertahanan dan intensitas tekanan di area tengah.
Tuan rumah membombardir gawang lawan. Kerja keras Dewa United berbuah lewat tandukan Denilson Pereira Junior di menit ke-42, mengubah skor menjadi 1-1 sebelum turun minum.
Momen krusial terjadi pada menit ke-65. Dony Tri Pamungkas menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah, memaksa Persija bermain dengan 10 orang dan merombak skema pertahanan.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Dewa United untuk berbalik unggul. Taisei Marukawa menerima umpan terukur dari Ivar Jenner, mengontrol bola dengan tenang, lalu mengecoh kiper Nadeo Argawinata pada menit ke-85.
Sepanjang babak pertama, Dewa United menguasai aliran bola hingga 60 persen berbanding 40 persen milik Persija. Tuan rumah mencatatkan 12 tembakan berbanding enam milik tim tamu.
Persija sempat menambah keunggulan lewat eksekusi Jeremejeff, namun gol dianulir wasit karena offside. Dewa United juga mendapat peluang emas lewat Alfharezzi Buffon pada menit ke-34, meski bola hanya mengenai sisi luar jaring gawang.
Tambahan tiga poin membuat perolehan nilai Dewa United makin menempel ketat Persija di puncak klasemen sementara. Persija masih memimpin, tetapi margin poin kini hanya berselisih satu angka.
Di luar lima besar, Persib Bandung dan Persebaya membuntut di posisi enam dan tujuh dengan torehan 13 poin, disusul Bhayangkara FC serta Malut United yang terus membayangi.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi jajaran pelatih Persija, terutama soal kedisiplinan pemain. Catatan lima kartu kuning dan satu kartu merah yang diterima tim tamu menjadi peringatan serius untuk laga-laga berikutnya.
Dewa United membuktikan ketangguhan mental bertanding saat mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dulu. Konsistensi permainan dan efektivitas serangan lini depan menjadi modal skuad Tangsel Warriors menatap sisa kompetisi musim ini.