MANADO — Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Manado (UNIMA) resmi diluncurkan, Kamis (11/6/2026). Peresmian ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pendirian oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, kepada Rektor UNIMA Dr. Joseph Ph. Kambey.
Acara yang berlangsung di kampus UNIMA itu dihadiri Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, bersama Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, jajaran Forkopimda, serta para wakil bupati dan wakil wali kota se-Sulawesi Utara. Rektor Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Prosesi peluncuran fakultas dilakukan secara simbolis. Menteri Brian Yuliarto bersama Gubernur Sulut dan Rektor UNIMA memukul tetengkoren—alat musik tradisional Minahasa—sebagai tanda dimulainya penyelenggaraan pendidikan kedokteran di kampus tersebut.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur. Para tamu undangan turut serta dalam prosesi tersebut.
Kehadiran Fakultas Kedokteran UNIMA dinilai menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan tinggi di bidang kesehatan di Sulawesi Utara. Pemerintah daerah dan akademisi berharap fakultas ini mampu memperkuat sistem kesehatan akademik serta memperluas akses pendidikan bagi calon tenaga medis.
Dalam sambutannya, Menteri Brian Yuliarto menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan sektor kesehatan. "Fakultas Kedokteran UNIMA diharapkan mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing, sekaligus mendukung penguatan layanan kesehatan di daerah," ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri para pimpinan instansi vertikal, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas terhadap pengembangan pendidikan kedokteran di Sulawesi Utara.
Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar, menyebut langkah ini sebagai investasi jangka panjang. "Dengan adanya Fakultas Kedokteran UNIMA, anak-anak Sulawesi Utara tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar daerah untuk kuliah kedokteran. Ini membuka peluang besar bagi putra-putri daerah," katanya.