Perjalanan Evanti Naik Kelas dari Dapur Rumah ke Layanan Keuangan Digital Bersama Holding Ultra Mikro BRI Group di Sulawesi Utara

Penulis: Boyke Sihombing  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:34:09 WIB
Evanti memanfaatkan layanan keuangan digital Holding UMi BRI Group untuk mengembangkan usaha pangan olahan di Sulawesi Utara.

MANADO — Evanti memulai usahanya dari dapur rumah di Sulawesi Utara, meracik dan menjual produk pangan olahan secara tradisional. Kini, usahanya tidak lagi sekadar bertahan, tetapi naik kelas setelah ia mengakses layanan keuangan digital melalui Holding Ultra Mikro (UMi) BRI Group.

Perubahan itu tidak terjadi dalam semalam. Evanti mengikuti program pendampingan dan pembiayaan yang diinisiasi oleh BRI Group, yang menyasar pelaku usaha ultra mikro di daerah.

Dari Transaksi Tunai ke Catatan Digital

Salah satu titik balik terbesar adalah ketika Evanti mulai menggunakan aplikasi keuangan digital untuk mencatat transaksi harian. Sebelumnya, ia hanya mengandalkan ingatan dan catatan manual di buku tulis.

“Sekarang saya bisa lihat persis berapa modal yang keluar dan berapa untung setiap hari. Semua tercatat rapi di ponsel,” kata Evanti dalam keterangan yang diterima redaksi.

Akses ke layanan digital itu juga memudahkannya dalam mengelola stok bahan baku dan menghindari kerugian akibat pemborosan.

Modal Usaha Tak Lagi Bergantung pada Rentenir

Melalui Holding UMi BRI Group, Evanti mendapatkan pembiayaan mikro dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan pinjaman informal. Ia tidak perlu lagi meminjam ke rentenir dengan bunga tinggi yang kerap menggerogoti keuntungan.

“Dulu saya takut pinjam ke bank, takut ribet dan takut ditolak. Ternyata prosesnya mudah, dan petugasnya datang langsung ke rumah,” ujarnya.

Pembiayaan itu digunakan untuk membeli peralatan dapur yang lebih modern, seperti mixer dan oven, sehingga kapasitas produksinya meningkat dua kali lipat dalam enam bulan terakhir.

Dampak Berganda bagi Ekonomi Keluarga

Kenaikan kelas usaha Evanti tidak hanya berdampak pada pendapatannya. Ia kini bisa mempekerjakan dua tetangganya sebagai tenaga bantu di dapur, memberikan pemasukan tambahan bagi mereka.

“Saya senang bisa bantu tetangga. Mereka juga punya penghasilan sendiri sekarang,” kata Evanti.

Pendapatan bersih Evanti per bulan naik dari sekitar Rp 800 ribu menjadi Rp 2,5 juta setelah bergabung dengan ekosistem digital BRI Group. Angka ini diakuinya masih bisa terus bertambah seiring perluasan pemasaran melalui media sosial.

Fakta Singkat Transformasi Evanti

  • Usaha dimulai dari dapur rumah di Sulawesi Utara dengan modal awal kurang dari Rp 500 ribu.
  • Setelah bergabung dengan Holding UMi BRI Group, kapasitas produksi meningkat dua kali lipat.
  • Pendapatan bersih naik dari Rp 800 ribu menjadi Rp 2,5 juta per bulan.
  • Kini mempekerjakan dua orang tetangga sebagai tenaga bantu.

Mengapa Holding UMi BRI Group Jadi Akselerator?

Holding Ultra Mikro BRI Group merupakan integrasi layanan keuangan yang menyasar segmen usaha paling kecil di Indonesia. Program ini menggabungkan BRI, Pegadaian, dan PNM untuk memberikan akses permodalan, pendampingan, dan literasi digital secara terpadu.

Bagi pelaku usaha seperti Evanti, ekosistem ini menjadi jembatan dari ekonomi informal ke sektor keuangan formal. Tidak hanya soal pinjaman, tetapi juga kebiasaan mencatat, merencanakan, dan mengembangkan usaha secara sistematis.

“Saya ingin anak saya nanti bisa kuliah dari hasil usaha ini. Itu target saya ke depan,” tutup Evanti.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: manadopost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top