SULAWESI UTARA — JAECOO membawa dua lini produk sekaligus ke PIK Avenue lewat pameran yang digelar sejak Kamis (20/5) lalu. Bintang utamanya adalah J5 EV, SUV listrik murni yang diklaim memiliki biaya pengisian daya harian hanya Rp9.600 — lebih murah dari tarif parkir beberapa jam di mal Jakarta. Angka ini dihitung berdasarkan konsumsi listrik untuk pemakaian harian rata-rata, bukan biaya pengisian penuh dari kosong.
JAECOO J5 EV dibekali baterai berkapasitas 60,9 kWh. Dalam kondisi penuh, mobil ini mampu menempuh jarak 534 kilometer berdasarkan pengujian internal pabrikan, atau 461 kilometer jika mengacu pada standar NEDC. Angka ini menempatkan J5 EV di posisi kompetitif di segmen SUV listrik kompak.
Fungsionalitas tambahan hadir lewat fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya output 3,3 kW. Sistem ini memungkinkan baterai mobil menyuplai listrik ke perangkat elektronik eksternal — cocok untuk kegiatan outdoor atau kondisi darurat. Kabinnya dilengkapi layar multimedia melengkung beresolusi tinggi dan paket keselamatan aktif yang protektif.
Hingga akhir April 2026, JAECOO mencatat penjualan J5 EV sebanyak 13.000 unit. Capaian ini mendorong merek asal Tiongkok tersebut masuk ke dalam jajaran 10 besar merek terlaris di Indonesia.
Di booth yang sama, JAECOO juga memajang J8 SHS-P ARDIS. Model ini menyasar pembeli yang mengutamakan kenyamanan kelas atas tanpa ingin berkompromi pada performa. SUV premium ini mengusung kombinasi interior mewah, kabin senyap, teknologi pintar terkini, dan sistem penggerak semua roda (AWD) yang bertenaga.
Kehadiran J8 SHS-P ARDIS melengkapi lini produk JAECOO yang kini mencakup teknologi baterai murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV), dengan opsi kabin 5-seater hingga 7-seater. Strategi ini mempertegas posisi JAECOO sebagai merek SUV elektrifikasi yang menawarkan pilihan dari segmen efisien hingga premium dalam satu atap.
Jakarta merupakan pasar utama kendaraan elektrifikasi di Indonesia, baik dari sisi infrastruktur pengisian daya maupun insentif pajak. Pameran di PIK Avenue memberi kesempatan bagi calon pembeli untuk melihat langsung detail eksterior dan interior, berkonsultasi dengan staf, serta menjadwalkan test drive. Waktu yang tersisa hanya sampai 24 Mei 2026, sehingga pengunjung perlu datang sebelum akhir pekan ini jika ingin mencoba unit secara langsung.
Bagi konsumen yang selama ini ragu dengan biaya operasional mobil listrik, klaim Rp9.600 per hari pada J5 EV bisa menjadi angka pembanding yang konkret. Nominal tersebut setara dengan biaya pengisian daya untuk jarak tempuh harian rata-rata pengguna di perkotaan — bukan biaya penuh dari baterai kosong hingga penuh.
Apakah biaya Rp9.600 per hari sudah termasuk biaya pengisian penuh baterai?
Tidak. Angka tersebut merupakan estimasi biaya pengisian daya untuk pemakaian harian rata-rata, bukan biaya pengisian dari 0% hingga 100%. Biaya pengisian penuh baterai 60,9 kWh tergantung pada tarif listrik di lokasi masing-masing.
Di mana saja JAECOO J5 EV bisa dibeli setelah pameran selesai?
JAECOO memiliki jaringan diler resmi di beberapa kota besar di Indonesia. Konsumen bisa menghubungi pusat informasi JAECOO atau mengunjungi website resmi untuk mengetahui lokasi diler terdekat dan ketersediaan unit test drive.