MANADO — Peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan BMKG Sulut pada Sabtu pagi tidak bersifat seragam untuk seluruh provinsi. Pada hari kedua, Minggu (17/5/2026), enam wilayah resmi masuk level Siaga, sementara delapan wilayah lainnya masih berada di level Waspada.
Level Siaga berarti potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, atau pohon tumbang. Wilayah yang masuk kategori ini pada Minggu meliputi:
Sementara itu, Kota Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Bolmong Utara, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud masih berada di level Waspada pada hari yang sama.
Memasuki hari ketiga, Senin (18/5/2026), pola cuaca bergeser. Tiga kabupaten di bagian barat daratan Sulawesi Utara — Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, dan Bolaang Mongondow Selatan — kembali masuk level Siaga. Wilayah lainnya, termasuk Kepulauan Sitaro, Sangihe, dan Talaud, berada di level Waspada.
Pada hari pertama, Sabtu (16/5/2026), seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara masih berada dalam level Waspada dengan hujan sedang hingga lebat merata.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah level Siaga untuk menghindari aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak. Pemeriksaan saluran air, talang, dan kondisi pohon di sekitar rumah juga disarankan untuk meminimalkan risiko.
Peringatan ini didasarkan pada pembaruan data yang dirilis BMKG Sulut melalui media sosial resmi pada pukul 08.59 WITA. Masyarakat dapat memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui kanal informasi resmi BMKG maupun media lokal.