Empat Jurnalis Minahasa Utara Masuk Struktur PWI Sulut 2026-2031, Deibby Malongkade Jabat Bendahara

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 11:35:05 WIB
Empat jurnalis Minahasa Utara resmi bergabung dalam struktur PWI Sulawesi Utara periode 2026-2031.

MANADO — Komposisi kepengurusan PWI Sulawesi Utara periode 2026-2031 resmi dilantik di Hotel Sintesa Peninsula, Manado, Rabu (13/5/2026). Empat jurnalis asal Kabupaten Minahasa Utara masuk dalam jajaran pengurus untuk memperkuat organisasi wartawan tertua di Indonesia itu.

Keempat tokoh pers Minut tersebut adalah Deibby Malongkade (Viral Berita), Meiyer Tanod (Totabuan News), Juent Mongkaren (News Lestari), dan Iwan Suma (Nyiur Post). Kehadiran mereka menjadi bukti eksistensi insan pers dari daerah di level provinsi.

Bendahara dari Minut, Tiga Lainnya Duduki Seksi-Seksi

Deibby Malongkade, pimpinan media Viral Berita, dipercaya memegang posisi Bendahara DPD PWI Sulawesi Utara. Penunjukan ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan terhadap kredibilitas jurnalis asal Minut dalam mengelola organisasi di tingkat wilayah.

Sementara itu, tiga jurnalis senior lainnya—Meiyer Tanod, Juent Mongkaren, dan Iwan Suma—resmi menempati posisi di seksi-seksi pengurus. Mereka diharapkan mampu menghidupkan program kerja, terutama dalam penguatan kompetensi dan perluasan jaringan informasi.

Optimisme PWI Pusat dan Dukungan Pemkab Minut

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam sambutannya mengingatkan seluruh pengurus baru untuk tetap memegang teguh etika jurnalistik di era digital. Ia menilai wajah-wajah baru dari daerah menjadi energi segar bagi PWI Sulut.

“Kehadiran perwakilan jurnalis dari Minahasa Utara di kepengurusan PWI Sulawesi Utara diharapkan dapat membawa dampak positif, tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga dalam memperkuat sinergi informasi antara pemerintah daerah dan pengurus pers di tingkat provinsi,” ujar Sekretaris Daerah Minut, Novly Wowiling, yang hadir mewakili Bupati Joune Ganda.

Fokus Utama: Uji Kompetensi Wartawan

Ketua PWI Sulut terpilih, Sintya Bojoh, menyatakan bahwa masuknya nama-nama jurnalis kompeten dari berbagai daerah bertujuan membangun kepengurusan yang solid dan inklusif. Ia menekankan fokus utama periode ini adalah peningkatan kualitas SDM wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Dengan perpaduan kepemimpinan Sintya Bojoh dan dukungan tokoh pers berpengalaman dari daerah, PWI Sulawesi Utara kini menatap masa depan pers yang lebih profesional dan bermartabat.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: totabuan.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top