Penjualan Mobil Listrik April 2026: Jaecoo J5 EV Teratas, BYD M6 Melonjak Drastis

Penulis: Boyke Sihombing  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 11:41:00 WIB
Penjualan mobil listrik di Indonesia April 2026 meningkat 42,53% dibandingkan bulan sebelumnya.

SULAWESI UTARA — Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia menunjukkan perkembangan pesat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan mobilitas ramah lingkungan. Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa distribusi kendaraan listrik dari pabrik ke diler pada April 2026 mencapai 14.815 unit, meningkat 42,53% dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 10.394 unit. Lonjakan ini menandakan bahwa adopsi kendaraan listrik bukan hanya sekadar tren, tetapi telah menjadi kebutuhan di pasar domestik.

Tren Penjualan yang Meningkat Pesat

Tren penjualan mobil listrik di Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan, terutama di segmen SUV dan MPV listrik yang semakin variatif. Persaingan di pasar EV kini semakin ketat, dengan banyak pabrikan yang berlomba-lomba menghadirkan model yang lebih efisien dan terjangkau. Berikut adalah daftar mobil listrik terlaris untuk April 2026:

  • Jaecoo J5 EV: 3.179 unit
  • BYD M6: 2.472 unit
  • BYD Sealion 7: 1.617 unit
  • Geely EX2: 1.421 unit
  • Denza D9: 1.032 unit
  • Wuling Darion EV: 628 unit
  • Wuling Exion EV: 591 unit
  • AION V: 449 unit
  • VinFast VF3: 378 unit
  • BYD Atto 3 Advanced: 372 unit

Jaecoo J5 EV: Dominasi yang Berlanjut

Jaecoo J5 EV kembali menunjukkan dominasi di pasar dengan penjualan mencapai 3.179 unit, meningkat 7,44% dari bulan sebelumnya yang mencatatkan penjualan 2.959 unit. Kesuksesan ini berkat desain menarik, fitur canggih, dan strategi harga yang agresif, menjadikan J5 EV pilihan utama di segmen SUV listrik.

BYD M6: Lonjakan Penjualan yang Mengagetkan

Salah satu kejutan terbesar datang dari BYD M6 yang mencatatkan lonjakan penjualan tajam, dari 976 unit di bulan Maret menjadi 2.472 unit. Peningkatan ini memperkuat posisi BYD sebagai salah satu pemain utama di pasar EV Indonesia. Selain M6, beberapa model lain seperti BYD Sealion 7 dan BYD Atto 3 Advanced juga berkontribusi terhadap dominasi brand ini.

Kompetisi yang Semakin Ketat di Pasar EV

Pasar EV di Indonesia kini semakin kompetitif, tidak hanya didominasi oleh merek Tiongkok, tetapi juga pendatang baru dari Vietnam hingga Jepang yang mulai meramaikan pasar. Beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan ini antara lain:

  • Dukungan insentif pemerintah untuk kendaraan listrik
  • Semakin banyak pilihan model dengan harga variatif
  • Infrastruktur pengisian daya yang terus berkembang
  • Kesadaran konsumen terhadap efisiensi dan lingkungan

Dominasi Jaecoo dan BYD menunjukkan bahwa persaingan di segmen EV semakin ketat, sekaligus membuka peluang besar bagi pemain lain untuk memasuki pasar yang menjanjikan ini. Dengan pertumbuhan yang terus berlanjut, masa depan kendaraan listrik di Indonesia tampak semakin cerah.

Untuk informasi terbaru seputar dunia otomotif, tips membeli kendaraan, dan rekomendasi terbaik, kunjungi artikel lainnya di Moladin.com.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: moladin.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top