MANADO — Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima audiensi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut masa bakti 2026-2031 di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin (12/5/2026). Pertemuan itu berlangsung sehari menjelang pelantikan pengurus baru yang dijadwalkan Rabu, 13 Mei mendatang.
Gubernur Yulius menyampaikan apresiasi atas kunjungan pengurus PWI Sulut sekaligus berharap kepengurusan baru mampu memperkuat profesionalisme pers di daerah. Ia menyebut wartawan memiliki peran penting sebagai penyampai informasi yang benar, edukatif, dan membangun optimisme masyarakat.
"Pers juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, serta menangkal penyebaran hoaks," ujar Gubernur.
Yulius berharap kepengurusan PWI Sulut periode 2026-2031 dapat semakin solid dan mampu melahirkan insan pers yang profesional, independen, dan berintegritas.
Ketua PWI Sulut terpilih Sintya Bojoh hadir bersama jajaran pengurus, termasuk Wakil Direktur Anti Hoax PWI Pusat Mercys Loho, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Yongki Sumual, serta Wakil Ketua Bidang Kerjasama Christian Tangkere. Bendahara Deibby Malongkade, Wakil Sekretaris Jesica Kalangi, Iwan Suma, Boby Sambeka, dan Putri Loho turut mendampingi.
Sintya Bojoh menyampaikan komitmennya untuk membawa PWI Sulut semakin maju dan adaptif terhadap perkembangan dunia jurnalistik di era digital. Ia menegaskan kesiapan organisasi untuk membangun sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
"Kami siap membangun sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, sekaligus meningkatkan kualitas serta kompetensi wartawan di Sulawesi Utara. PWI harus menjadi rumah besar yang mampu menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik," kata Sintya.
Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momen ini sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan insan pers di daerah. Pelantikan pengurus PWI Sulut akan digelar Rabu, 13 Mei mendatang.