MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi membuka babak baru pengembangan olahraga bela diri melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Muaythai Indonesia. Forum yang digelar di Graha Gubernuran pada Senin (4/5/2026) ini bertujuan menyatukan seluruh kekuatan organisasi demi mengejar target prestasi nasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulut, Audy Pangemanan, hadir mewakili Gubernur Yulius Selvanus untuk membuka langsung agenda strategis tersebut. Kehadiran pemerintah daerah dalam forum ini menegaskan komitmen penuh terhadap upaya pembenahan internal di tubuh pengurus provinsi.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menitipkan pesan khusus agar cabang olahraga Muaythai kembali menjadi lumbung medali bagi daerah. Audy menjelaskan bahwa gubernur menaruh harapan besar pada kepengurusan baru untuk membawa perubahan nyata di lapangan.
“Sebagaimana yang Bapak Gubernur sampaikan, beliau mengharapkan Muaythai Indonesia mengambil peran penting untuk berprestasi lagi ke depan,” ujar Audy di sela-sela kegiatan yang turut didampingi Ketua PBMI Sulut, Gladis Mangundap.
Pemerintah daerah memandang Musprovlub sebagai fondasi krusial. Tanpa organisasi yang sehat, pembinaan atlet di tingkat akar rumput dipastikan bakal tersendat.
Musprovlub ini bukan sekadar formalitas pergantian pengurus, melainkan momentum untuk menyisir kembali potensi atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Bumi Nyiur Melambai. Pemerintah menilai kesolidan internal menjadi syarat mutlak sebelum bicara soal target medali.
“Ini awal yang baik. Ini awal untuk mengonsolidasikan semua atlet, semua pelatih, semua jajaran Muaythai Indonesia Sulawesi Utara,” tegas Audy Pangemanan.
Forum ini menghasilkan mandat penuh bagi kepengurusan terpilih untuk segera menjalankan roda organisasi secara efektif. Dengan penguatan struktur ini, Muaythai Sulut diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit petarung unggul yang siap bersaing di level tertinggi dalam waktu dekat.
“Musyawarah provinsi ini menjadi awal yang sangat baik, dan inilah yang akan menjadi pemegang mandat untuk melaksanakan konsolidasi itu,” pungkasnya.