MANADO — Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengambil sumpah jabatan Tahlis Gallang sebagai Sekdaprov definitif dalam seremoni yang berlangsung di Aula Mapalus, Senin siang. Penunjukan ini menjadi titik krusial bagi administrasi Pemprov Sulut mengingat posisi Sekretaris Daerah merupakan jabatan struktural tertinggi bagi aparatur sipil negara (ASN) di tingkat provinsi.
Keputusan ini didasarkan pada SK Presiden Republik Indonesia Nomor 41/TPA tahun 2026 yang telah ditetapkan sejak 15 April 2026. Tahlis sebelumnya sempat menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekdaprov Sulut sejak Juli 2025 sebelum posisinya sempat digantikan sementara oleh Denny Mangala.
Tahlis Gallang dikenal memiliki profil unik dalam birokrasi di Sulawesi Utara. Sebelum naik ke level provinsi, pria kelahiran Poyowa Besar, 8 Maret 1973 ini, telah mencatatkan sejarah dengan menjabat sebagai Sekretaris Daerah di tiga wilayah berbeda di zona Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Karier puncaknya di tingkat kabupaten dimulai saat menjabat Sekda Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) pada periode 2013-2015. Setelah itu, ia dipercaya mengemban jabatan serupa sebagai Sekda Kota Kotamobagu (2015-2017), sebelum akhirnya ditarik memimpin birokrasi di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) selama enam tahun hingga Desember 2023.
Lulusan STPDN angkatan 1997 ini mengawali pengabdiannya dari level akar rumput. Usai dikukuhkan sebagai Praja Muda pada 1993, Tahlis memulai tugas pertamanya sebagai Kepala Seksi Pemerintahan di Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Sejumlah jabatan strategis pernah ia duduki sebelum mencapai kursi Sekdaprov, di antaranya:
Sebelum pelantikan definitif ini, Tahlis sempat mengisi posisi strategis di tingkat provinsi sebagai Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Kepercayaan Gubernur Yulius Selvanus menjatuhkan pilihan pada Tahlis mempertegas penilaian atas kompetensi manajerialnya yang matang di wilayah Sulawesi Utara.
Pelantikan ini diharapkan memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sulut. Sebagai Sekdaprov baru, Tahlis kini memegang kendali penuh atas administrasi dan implementasi kebijakan strategis yang dicanangkan oleh gubernur untuk periode berjalan.