Hillary Tuwo Pimpin Womenpreneur HIPMI Sulut, Dorong Perempuan Jadi Pemimpin Ekonomi

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:05:48 WIB
Hillary Julia Tuwo resmi memimpin Womenpreneur HIPMI Sulut periode 2026-2028.

Manado — Semangat baru kebangkitan pengusaha perempuan di Sulawesi Utara resmi dimulai dengan pelantikan jajaran pengurus Womenpreneur HIPMI Sulut. Ketua Umum BPD HIPMI Sulut, drg. Hizkia Sembel, melantik kepengurusan periode 2026-2028 di Hotel Swissbell Manado dengan menunjuk Hillary Julia Tuwo sebagai Ketua Umum.

Susunan pengurus melengkapi Tim Hillary dengan Vilia Theressa Angow sebagai Wakil Ketua Umum, Natalie Angela Sandra Wewengkang sebagai Sekretaris Umum, dan Harini Sondakh sebagai Bendahara Umum.

Visi Perempuan sebagai Pemimpin Ekonomi

Hillary, yang juga Anggota DPRD Sulawesi Utara dari dapil Bitung-Minut, menegaskan bahwa Womenpreneur HIPMI Sulut tidak sekadar wadah organisasi formal. Organisasi ini hadir membawa semangat baru agar perempuan Sulawesi Utara semakin percaya diri mengambil peran besar dalam dunia usaha dan pembangunan ekonomi daerah.

"Kehadiran Womenpreneur adalah semangat baru. Di Sulawesi Utara, selisih perempuan dan laki-laki di dunia profesional hanya dua persen. Artinya, perempuan kita sangat mandiri," ujar Hillary penuh optimisme.

Kehadiran Womenpreneur HIPMI Sulut dinilai menjadi langkah strategis bagi organisasi, mengingat track record Hillary dalam mendorong pemberdayaan perempuan, pengembangan ekonomi kreatif, dan keterlibatannya aktif di legislatif.

Program Pengembangan Kapasitas dan Jejaring Bisnis

Di bawah kepemimpinannya, Womenpreneur HIPMI Sulut akan fokus pada program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan pelaku usaha perempuan. Program meliputi pelatihan kewirausahaan, pengembangan kapasitas teknis dan manajerial, hingga perluasan jejaring bisnis di tingkat lokal dan nasional.

Hillary menekankan bahwa salah satu misi penting adalah mendorong kreativitas perempuan di berbagai sektor industri, khususnya ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi baru. Organisasi juga ditargetkan menjadi rumah besar bagi perempuan pengusaha untuk mengembangkan kemampuan agar mampu bersaing di tingkat global.

"Womenpreneur harus menjadi ruang tumbuh bersama. Kita ingin perempuan Sulut tidak hanya menjadi pelaku usaha biasa, tetapi mampu menjadi pemimpin ekonomi yang menciptakan lapangan kerja dan membawa dampak luas bagi masyarakat," ungkap Hillary.

Jembatan Kebijakan dan Program Unggulan

Sebagai legislator muda, Hillary menilai keberadaan Womenpreneur HIPMI Sulut dapat menjadi jembatan strategis antara dunia usaha dan kebijakan pemerintah. Pengalaman para pelaku usaha di lapangan dinilai penting untuk diintegrasikan ke dalam kebijakan publik agar regulasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Organisasi telah menyiapkan sejumlah program unggulan seperti talk show bisnis, seminar kewirausahaan, pelatihan teknis, dan kolaborasi dengan BPD HIPMI Sulut untuk memperluas akses jejaring industri dan investasi.

Ekspansi ke Seluruh Wilayah Sulawesi Utara

Hillary tidak hanya menargetkan pengembangan organisasi di Kota Manado, tetapi juga menjangkau daerah-daerah lain di Sulawesi Utara. Organisasi masih membuka perekrutan terbuka untuk melengkapi kepengurusan dengan mengajak perempuan pengusaha dari berbagai daerah.

"Kami masih membuka open recruitment karena kepengurusan belum full team. Kami ingin menjaring perempuan-perempuan hebat dari berbagai daerah untuk bersama-sama memajukan perekonomian Sulawesi Utara," ujar Hillary.

Pelantikan ini menjadi momentum penting lahirnya energi baru bagi pengusaha perempuan Sulawesi Utara. Dengan kepemimpinan Hillary yang dikenal visioner dan dekat dengan generasi muda, Womenpreneur HIPMI Sulut diharapkan menjadi kekuatan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan pemberdayaan perempuan di daerah.

Reporter: Redaksi
Back to top