SULAWESI UTARA — Samsung tengah mempertimbangkan untuk merilis Galaxy Z Trifold 2 lebih awal dari rencana semula. Informasi ini beredar lewat pembocor bernama Lanzuk, yang menyebut peluncurannya kemungkinan dilakukan bersamaan dengan HP layar gulung (slidable) besutan perusahaan yang pengerjaannya juga dikabarkan dipercepat.
Percepatan jadwal itu dinilai sebagai respons langsung terhadap Apple yang baru saja meluncurkan iPhone Duo pekan lalu. Sebelumnya, Galaxy Z Trifold 2 diperkirakan baru hadir pada 2027.
Perubahan Apa yang Dibawa Trifold 2
Mengutip Digital Trends, Galaxy Z Trifold 2 dikabarkan tampil lebih tipis, ringan, dan awet dibandingkan generasi pendahulunya. Meski begitu, Samsung diperkirakan tetap mematok harga serupa dengan Galaxy Z Trifold sebelumnya, yakni di kisaran US$2.899 atau sekitar Rp44 jutaan.
Harga itu menjadi persoalan utama. Di level US$2.899, Galaxy Z Trifold 2 disebut lebih cocok menyasar konsumen kelas atas ketimbang pasar luas.
Jejak Trifold Generasi Pertama
Galaxy Z Trifold generasi pertama diluncurkan pada Desember 2025 di Korea Selatan. Perangkat ini resmi masuk pasar Amerika Serikat pada Januari 2026 dengan harga US$2.899, namun penjualannya dihentikan sekitar tiga bulan kemudian.
Desainnya dinilai sangat rumit dengan biaya produksi yang mahal. Banyak pihak melihat HP ini lebih sebagai ajang pamer teknologi dibandingkan produk yang benar-benar ditujukan untuk konsumen.
Samsung sendiri mengembangkan Galaxy Z Trifold dalam kurun waktu satu dekade. Perangkat ini menampilkan keahlian teknik lewat teknologi lipat yang dioptimalkan untuk desain multi-lapisan.
Profil rampingnya disebut menghadirkan portabilitas ponsel premium dengan performa ultra. Saat dibuka dua kali, layar imersif 10 inci disebut meningkatkan produktivitas dan pengalaman menonton sinematik.
Mekanisme lipatnya dirancang dengan presisi untuk membuka dan menutup dengan mudah. Ada alarm otomatis yang memberi peringatan lewat notifikasi di layar dan getaran jika lipatan tidak benar. Di titik tertipisnya, ponsel ini memiliki ketebalan hanya 3,9 mm. Untuk performa, Galaxy Z TriFold mengandalkan mesin Snapdragon 8 Elite yang disesuaikan untuk Galaxy.
Peta Persaingan HP Lipat Tiga
Kategori pasar HP lipat tiga belum benar-benar mati. Huawei Mate XT 2 Ultimate Design hadir dengan engsel yang melipat ke dalam, layar berukuran 10,2 inci, serta daya tahan yang lebih baik.
Smartphone besutan Huawei tersebut dinilai membuktikan bahwa pabrikan HP masih terus mencoba mengembangkan desain lipat tiga. Kini Apple ikut terjun ke pasar HP lipat lewat iPhone Duo.
Kehadiran iPhone Duo memberi alasan tambahan bagi Samsung untuk memposisikan diri sebagai salah satu produsen HP lipat dengan bentuk paling ekstrem.
Taruhan Samsung di Segmen Harga Tinggi
Samsung memiliki kesempatan untuk kembali membangkitkan lini HP lipat tiganya. Berkaca pada generasi pertama, terbukti sulit mengubah produk "pameran" menjadi produk pasaran.
Jika Samsung tidak dapat mematok harga lebih masuk akal, Galaxy Z Trifold 2 diperkirakan akan gagal. Klaim bahwa perangkat ini lebih tipis, kuat, dan telah disempurnakan memang membuatnya lebih menarik, tetapi harga mahal tetap membatasi jangkauan pasarnya.