SULAWESI UTARA — Perayaan kemerdekaan tahun ini di Jombang tidak hanya diisi lomba dan upacara bendera. Sebuah gerakan kemanusiaan melibatkan koalisi instansi pemerintah, TNI-Polri, dan pelaku usaha digelar di Azana Style Hotel Jombang untuk menjawab kebutuhan mendesak ketersediaan darah di rumah sakit.
Sinergi Lintas Instansi untuk Stok Darah Aman
Kegiatan yang berlangsung Rabu (19/8/2026) ini menghadirkan perwakilan dari Kodim, Polres, Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata, Disdukcapil, hingga Mulur Galery. Mereka bersama-sama menggandeng PMI Jombang dalam satu misi kemanusiaan.
Total 68 peserta antusias mendonorkan darahnya sejak pagi hari. Capaian ini dinilai signifikan di tengah kesibukan masing-masing instansi.
Esensi Kemerdekaan: Hadir untuk Kebutuhan Dasar Masyarakat
General Manager Azana Style Hotel Jombang, Ridwan Malik, yang menginisiasi kegiatan ini menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan sejatinya diukur dari dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, ketersediaan stok darah adalah kebutuhan dasar yang kerap terlupakan.
"Kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata kepedulian kita untuk berbagi kehidupan serta menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan," ungkapnya kepada awak media di sela acara.
Ridwan mengapresiasi solidnya sinergi dari berbagai pihak yang terlibat. Ia menilai gotong royong semacam inilah yang menjadi napas kemerdekaan sesungguhnya.
Dampak Langsung bagi Pasien Rumah Sakit
Donor darah ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Setiap kantong darah yang terkumpul akan langsung diproses PMI Jombang untuk didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan pertolongan medis segera.
"Melalui langkah kolektif ini, diharapkan stok darah di Jombang tetap aman dan dapat membantu meringankan beban pasien," pungkas Ridwan.
Bagi warga Jombang yang ingin turut berkontribusi, PMI Jombang membuka layanan donor darah secara rutin. Informasi jadwal dan syarat dapat dikonfirmasi langsung melalui kantor PMI setempat atau akun media sosial resmi mereka.