BITUNG — Organisasi perusahaan pers di Kota Bitung bertambah. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) kini resmi membuka cabang di kota pelabuhan tersebut, menyusul terbentuknya pengurus di tingkat Provinsi Sulawesi Utara.
Paulus Marinu ditetapkan sebagai ketua melalui Surat Keputusan Nomor 101/A.Kpts/SMSI-D/08.2026 untuk periode 2026-2029. Kepengurusan ini diharapkan tidak sekadar menjadi wadah organisasi, tetapi juga jembatan komunikasi antara media siber dengan pemangku kebijakan di daerah.
Arah Baru Organisasi: Sinergi, Bukan Sekadar Formalitas
Paulus menegaskan bahwa fokus utama kepengurusannya adalah membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Kota Bitung, TNI/Polri, dan pelaku usaha. Menurutnya, kolaborasi ini penting untuk mendukung pembangunan daerah melalui informasi yang sehat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk memimpin SMSI Kota Bitung. Ke depan, SMSI akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Bitung, TNI/Polri, serta seluruh stakeholder untuk mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang berkualitas dan bertanggung jawab,” ujar Paulus, medio pekan lalu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, serta jajaran pengurus provinsi atas amanah yang diberikan.
Kompetensi Media Jadi Prioritas di Tengah Derasnya Arus Informasi
Selain memperkuat jaringan kelembagaan, Paulus menyebut program kerja internal akan diarahkan pada peningkatan kapasitas insan media. Hal ini dinilai krusial mengingat perkembangan teknologi informasi berjalan sangat cepat.
Profesionalisme dan independensi menjadi kata kunci yang ia tekankan. SMSI Kota Bitung berkomitmen menjaga kualitas pemberitaan agar media siber di daerah tetap kredibel di mata publik, bukan sekadar mengejar kecepatan tanpa akurasi.
Pembentukan kepengurusan ini merupakan bagian dari program strategis SMSI Pusat dan Provinsi Sulawesi Utara untuk memperkuat organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota.