Pencarian

Bupati Bolsel Dorong Birokrasi Adaptif Digital, PKA Angkatan II Lahirkan 3 Inovasi Unggulan

Rabu, 29 Juli 2026 • 09:51:01 WIB
Bupati Bolsel Dorong Birokrasi Adaptif Digital, PKA Angkatan II Lahirkan 3 Inovasi Unggulan
Bupati Bolsel Iskandar Kamaru membuka sosialisasi tiga inovasi unggulan hasil Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2026 di Ruang Rapat Berkah, Kawasan Perkantoran Panango, Selasa (28/7/2026).

BOLSEL — Tiga inovasi unggulan yang digagas peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2026 resmi disosialisasikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Bupati Iskandar Kamaru membuka langsung kegiatan tersebut di Ruang Rapat Berkah, Kawasan Perkantoran Panango, Selasa (28/7/2026).

Apa Saja Tiga Inovasi Unggulan PKA Angkatan II?

Ketiga inovasi tersebut adalah Garda Idealis yang digagas Rosdiana Lapatola, S.E., AsetQu oleh Rizka Mayulu, S.E., M.Si., dan Bolsel Terpadu yang diinisiasi Hartakni Hartawan, S.STP., M.Si. Masing-masing inovasi memiliki fokus yang berbeda namun saling melengkapi dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang modern.

Garda Idealis menyasar pembenahan mekanisme kerja organisasi agar lebih profesional dan terarah. AsetQu menghadirkan sistem penataan aset daerah yang lebih akurat, tertata, dan mudah dipantau secara real-time. Sementara Bolsel Terpadu dirancang untuk mendorong digitalisasi administrasi pemerintahan sekaligus memperkuat sistem pemantauan keuangan daerah.

Komitmen ASN Jadi Kunci Keberhasilan

Bupati Iskandar Kamaru menegaskan, keberhasilan implementasi ketiga aksi perubahan ini tidak hanya bergantung pada kualitas inovasinya. Ia menyebut komitmen seluruh pelaksana, dukungan pimpinan perangkat daerah, serta ketersediaan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas menjadi faktor penentu.

“Perubahan besar selalu diawali dari kemampuan melihat permasalahan sederhana dan menghadirkan solusi yang nyata serta berkelanjutan,” ujar Bupati Iskandar Kamaru dalam sambutannya.

Ia juga mengingatkan agar konsistensi penerapan tetap memperhatikan keamanan data dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurutnya, ketiga inovasi ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada proses pencatatan secara manual yang selama ini masih dominan.

Dorong Budaya Kerja Adaptif di Era Digital

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bolsel untuk terus membangun budaya kerja yang inovatif, adaptif, dan responsif. Ia menilai, setiap inovasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas tata kelola pemerintahan.

“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh serta memberikan masukan yang konstruktif guna menyempurnakan berbagai inovasi yang telah dirancang,” kata Iskandar.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bolsel, Asisten III, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para reformer, serta seluruh peserta sosialisasi. Ketiga inovasi tersebut diharapkan segera diimplementasikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern, profesional, dan berkualitas di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Bagikan
Sumber: sulawesion.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks