Pencarian

Klaim Su-57 Jatuh Akibat Peretasan Sistem Drone Rusia, Ini Fakta di Balik Insiden

Minggu, 26 Juli 2026 • 09:41:01 WIB
Klaim Su-57 Jatuh Akibat Peretasan Sistem Drone Rusia, Ini Fakta di Balik Insiden

SULAWESI UTARA — Insiden jatuhnya pesawat tempur generasi kelima Su-57 milik Rusia pekan lalu memicu perdebatan sengit antara Moskow dan pihak Ukraina. Rusia melalui media resmi menyatakan pesawat mengalami malfungsi teknis saat latihan, sementara kelompok intelijen terbuka (OSINT) Ukraina, InformNapalm, justru mengklaim insiden itu adalah buah dari operasi siber dan intelijen manusia (HUMINT) yang berhasil mengelabui sistem pertahanan drone Rusia.

Klaim Peretasan Sistem Pertahanan Udara BARS Moscow

InformNapalm dalam unggahan di X (sebelumnya Twitter) pada hari yang sama mengklaim tim siber Ukraina berhasil memanipulasi sistem pertahanan drone BARS Moscow yang tengah dipasang di sekitar ibu kota Rusia sejak Juni. Alih-alih menembak jatuh drone Ukraina, sistem tersebut justru mengunci dan menembak jatuh Su-57 milik Rusia sendiri.

"Hari ini komunitas intelijen internasional InformNapalm mengungkap sebagian detail dari operasi HUMINT+CYBINT yang berhasil, salah satu hasil praktisnya adalah penghancuran pesawat tempur Rusia," tulis akun tersebut. Mereka juga menyematkan video yang diklaim sebagai latihan kru BARS Moscow untuk melawan drone jarak jauh Ukraina.

Dokumen Intelijen dan Kebocoran Sebelumnya

Menurut InformNapalm, operasi ini merupakan kelanjutan dari aksi sebelumnya. Pada tahun lalu, mereka mengaku telah membagikan dokumen rahasia dari pabrikan Rusia yang memproduksi komponen sistem pesawat Su-57. Dokumen itu diperoleh melalui kombinasi operasi HUMINT dan CYBINT yang didukung oleh badan intelijen Ukraina.

Ekspos sebagian bukti yang disertakan antara lain cuplikan intelijen yang menyebutkan kerentanan perangkat keras, perangkat lunak, algoritma tempur, dan celah keamanan sistem BARS. Kelompok ini berharap pengungkapan parsial ini dapat memperkuat kredibilitas klaim mereka.

Dampak Strategis dan Sejarah Serangan ke Su-57

Rusia diketahui hanya mengoperasikan sedikit unit Su-57—pesawat tempur siluman yang mampu membawa rudal Kh-59 dan Kh-69. Kehilangan salah satu unitnya, apa pun penyebabnya, menjadi pukulan besar bagi militer Rusia. Ukraina memang telah menjadikan pesawat ini sebagai target prioritas sejak invasi skala penuh dimulai.

Sebelumnya, Ukraina mengklaim telah berhasil menghancurkan Su-57 di darat: pada 2024 di pangkalan udara Akhtubinsk, dan pada Mei tahun ini di pangkalan udara Shagol. Jika klaim terbaru ini benar, ini adalah pertama kalinya Su-57 ditembak jatuh dalam penerbangan akibat "friendly fire" yang dipicu ulah siber.

Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Pertahanan Rusia belum memberikan tanggapan resmi selain pernyataan awal tentang "kerusakan teknis". Investigasi independen masih diperlukan untuk memverifikasi kebenaran klaim Ukraina yang belum dapat dikonfirmasi oleh pihak ketiga.

Bagikan
Sumber: tomshardware.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks