SULAWESI UTARA — Spanyol memastikan satu tiket ke final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Prancis dalam laga sengit yang berlangsung di Lusail Iconic Stadium, Qatar. Hasil ini sekaligus membuka peluang La Roja untuk merebut gelar juara dunia ketiga dalam sejarah mereka, setelah terakhir kali melakukannya pada 2010 di Afrika Selatan.
Pujian dari Sang Legenda untuk Rodri
Zlatan Ibrahimovic, yang dikenal jarang memuji pemain di generasi sekarang, secara khusus menyoroti peran vital Rodri di lini tengah Spanyol. Dalam wawancara dengan media Eropa, Ibrahimovic menekankan bahwa kontribusi Rodri kerap luput dari sorotan publik.
"Ingat, dia adalah pemenang Ballon d'Or. Orang sering lupa seberapa penting dia di lapangan," ujar Ibrahimovic. Mantan striker AC Milan itu menambahkan bahwa Rodri adalah tipe pemain yang membuat timnya bermain sepuluh kali lebih baik hanya dengan kehadirannya.
Kunci Kemenangan Spanyol atas Prancis
Prancis sempat unggul lebih dulu melalui skema serangan balik cepat di babak pertama. Namun Spanyol bereaksi cepat dengan penguasaan bola yang dominan. Rodri menjadi jangkar permainan, memutus serangan lawan sekaligus memulai distribusi bola ke lini depan.
Gol penyeimbang datang dari kaki Lamine Yamal memanfaatkan umpang terobosan. Sedangkan gol kemenangan dicetak oleh Alvaro Morata pada menit ke-78 setelah memenangi duel udara di kotak penalti. Statistik mencatat Spanyol melepaskan 18 tembakan dengan 62 persen penguasaan bola.
Dampak Hasil Ini bagi Perjalanan Spanyol
Kemenangan ini memastikan Spanyol lolos ke final tanpa melalui babak adu penalti untuk pertama kalinya di turnamen besar sejak Euro 2012. Lawan yang akan dihadapi di partai puncak masih menunggu hasil laga semifinal antara Argentina dan Brasil.
Pelatih Luis de la Fuente memuji ketenangan anak asuhnya saat tertinggal lebih dulu. Ia juga secara khusus menyebut Rodri sebagai "otak" dari permainan Spanyol. "Dia tidak hanya bertahan, tapi juga mengatur ritme. Itu yang membuatnya spesial," kata De la Fuente dalam konferensi pers usai laga.