Pemkot Manado Bersama Polda Sulut Kerahkan Alat Berat Bersihkan 5 Km DAS Tondano Mulai 13 November

Penulis: Edi Wahyono  •  Minggu, 08 November 2026 | 11:02:01 WIB
Pemkot Manado bersama Polda Sulut berkoordinasi menyiapkan aksi pembersihan 5 km ruas DAS Tondano.

MANADO — Kepala BPBD Manado Donald Sambuaga menyebut rapat koordinasi dipimpin Asisten 1 Pemkot Manado Julises dan dihadiri Satker BWS Sulawesi 1, Kabagops Polresta Manado, Polairud Polda Sulut, Basarnas, serta OPD dan pemerintah kecamatan-kelurahan di wilayah DAS. Pertemuan itu membahas rencana aksi bersih-bersih sungai skala besar.

Menurut Donald, aksi tersebut akan menyasar 5 kilometer ruas DAS Tondano. Pemerintah dan masyarakat akan dilibatkan langsung dalam kegiatan itu.

Penyisiran Awal Temukan Sampah hingga Batang Pohon Penyumbat Aliran

Donald menjelaskan, langkah antisipasi harus segera diambil karena Kota Manado sudah memasuki musim penghujan. Turun lapangan bersama Kapolda Sulut belum lama ini menemukan sejumlah kendala yang berpotensi memicu banjir.

Sumbatan berasal dari tumpukan sampah, batang pohon, dan bebatuan di alur sungai. Temuan itu menjadi dasar penyusunan rencana pembersihan.

"Kami akan memetakan lokasi-lokasi yang nantinya dibersihkan. Tentu dengan peralatan yang dibutuhkan. Nah, Balai Wilayah Sungai akan menyiapkan alat berat dan truk untuk mendukung kegiatan tersebut," kata Donald kepada Manado Post, Minggu (8/11).

Alat Berat dan Truk Disiapkan BWS Sulawesi 1

Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1 masuk dalam jajaran yang hadir saat rapat koordinasi. Instansi itu diminta menyiapkan alat berat dan truk untuk memperlancar pembersihan di titik-titik yang telah dipetakan.

Pemetaan lokasi masih berjalan, termasuk menghitung kebutuhan peralatan di tiap segmen sungai. Pemerintah kecamatan dan kelurahan di sepanjang DAS akan terlibat dalam pendataan.

Rapat koordinasi sendiri merupakan tindak lanjut dari kegiatan penyisiran DAS Tondano yang digelar sebelumnya. Penyisiran itu melibatkan Polda Sulut dan stakeholder terkait.

Warga Bantaran Diminta Ikut Jaga Aliran Sungai

Aksi bersih-bersih skala besar bergantung pada partisipasi warga yang tinggal di bantaran sungai. Pemerintah menyiapkan aparat dan peralatan, sementara masyarakat diminta terlibat langsung di lapangan.

Musim penghujan membuat aliran DAS Tondano perlu dijaga dari penumpukan material. Sampah dan batang pohon yang menumpuk disebut menjadi pemicu utama banjir di Kota Manado.

Setelah pemetaan rampung, kegiatan pada 13 November mendatang akan menjadi uji pertama skala besar di ruas 5 kilometer tersebut. Hasilnya akan menentukan apakah pembersihan perlu diperluas ke segmen lain DAS Tondano.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: manadopost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top