5 Fakta Pengorbanan Brahim Diaz di Real Madrid

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Selasa, 22 September 2026 | 06:04:31 WIB
Brahim Diaz disebut menahan nyeri otot demi tetap memperkuat Real Madrid musim ini.

SULAWESI UTARA — Brahim Diaz jarang mendapat menit bermain di Real Madrid musim ini, tetapi ada alasan besar di baliknya. Pemain Maroko itu disebut terus menahan nyeri otot demi membantu tim asuhan Jose Mourinho. Berikut fakta-faktanya.

Absennya Brahim Diaz dari starting eleven Real Madrid sempat jadi pertanyaan besar di media sosial. Banyak yang menyangka ia tersingkir karena persaingan, padahal situasinya jauh lebih rumit dari itu.

1. Nyeri Otot yang Ia Sembunyikan

Diaz mengalami cedera otot yang cukup serius. Alih-alih beristirahat total, ia memilih memaksakan diri tampil sesuai kebutuhan tim. Nyeri itu bahkan mengganggu aktivitas sehari-harinya, tetapi ia menganggap berhenti bermain bukan pilihan yang tersedia.

2. Penampilan Gemilang Lawan Inter Milan

Di laga Liga Champions melawan Inter Milan, Diaz tampil mencolok meski sedang kesakitan. Ia menciptakan gol pertama untuk Kylian Mbappe dan memberi umpan matang kepada Jude Bellingham yang gagal diselesaikan. Ia juga jadi pemain dengan peluang tercipta terbanyak, yakni 4 peluang, dengan 3 di antaranya bersih.

3. Catatan Statistik yang Bicara Sendiri

Akurasi umpan Diaz mencapai 93 persen di laga itu. Ia menuntaskan 15 umpan di sepertiga akhir lapangan, memenangi 5 dari 9 duel, dan kecepatan maksimalnya mendekati 32 kilometer per jam. Dua tembakan dilepaskannya, plus dua lolosan yang ia coba semuanya berhasil.

4. Menit Bermain yang Terus Menyusut

Sejak laga kontra Inter, Diaz hanya bermain 22 menit dalam 3 pertandingan. Ia tak turun sama sekali menghadapi Rayo Vallecano, masuk pada menit ke-68 lawan Elche, lalu hanya menjalani pemanasan saat menghadapi Atletico Madrid. Total menit bermainnya musim ini baru 178 menit.

5. Tak Pernah Terpikir untuk Pergi

Persaingan ketat tak membuat Diaz patah semangat. Real Madrid merekrut Diomande seharga 125 juta euro, sementara Mourinho menilai Arda Guler lebih dekat ke posisi playmaker. Endrick juga bisa bermain di sisi kanan. Meski begitu, Diaz tetap bertahan dan klub tak pernah memintanya pergi.

6. Kepercayaan Mourinho yang Berbuah

Mourinho mendapat laporan positif soal Diaz, baik soal level permainannya maupun sikapnya setiap hari di Valdebebas. Saat masa persiapan musim, Diaz mencetak gol luar biasa ke gawang lewat umpan Lunin dari jarak 45 meter, yang memberi Real Madrid gelar Piala Teresa Herrera.

Kisah Diaz menunjukkan bahwa menit bermain bukan satu-satunya ukuran kontribusi. Di balik absennya, ada pengorbanan fisik dan kesetiaan pada proyek baru Real Madrid di bawah Mourinho.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: goal.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top