SULAWESI UTARA — Apple akhirnya terjun ke segmen ponsel lipat. Dalam gelaran yang berlangsung pukul 10.00 waktu setempat di Cupertino, California, Rabu (17/9), perusahaan memperkenalkan iPhone Duo sebagai lini produk terbarunya. Langkah ini dinilai krusial bagi Apple untuk memulihkan reputasinya sebagai inovator di tengah persaingan ketat pasar smartphone global.
Acara tersebut juga menjadi ajang perkenalan John Ternus sebagai CEO baru, yang mengambil alih kepemimpinan dari Tim Cook. Cook sendiri kini menjabat sebagai executive chairman di perusahaan.
iPhone Duo hadir dengan banderol yang cukup agresif untuk kategori ponsel lipat. Varian entry-level dibanderol sekitar US$2.000, atau setara Rp35 juta dengan kurs saat ini. Sementara itu, konfigurasi tertinggi dengan penyimpanan internal paling besar mencapai Rp52 jutaan.
Harga tersebut menempatkan iPhone Duo langsung bersaing dengan Galaxy Z Fold?? dan Pixel Fold yang sudah lebih dulu menguasai pasar. Namun, Apple mengandalkan ekosistem dan brand value untuk membenarkan posisi harganya yang premium.
Selain iPhone Duo, Apple juga memperkenalkan iPhone 18 Pro, Apple Watch generasi terbaru, serta AirPods yang diperbarui. Keempat lini produk ini dirilis bersamaan dalam satu acara, menandai strategi Apple untuk merampingkan siklus peluncuran tahunan mereka.
iPhone 18 Pro diprediksi menjadi primadona bagi pengguna yang ingin upgrade dari generasi sebelumnya. Namun, perhatian utama tetap tertuju pada iPhone Duo yang diyakini akan menjadi simbol status baru di kalangan pengguna teknologi.
Meski detail spesifikasi teknis belum diumumkan secara lengkap, Apple memosisikan iPhone Duo sebagai perangkat untuk profesional kreatif dan pengguna power user. Desain lipatnya memungkinkan multitasking layar ganda yang lebih leluasa, menjawab kebutuhan pengguna yang selama ini terkendala ukuran layar iPhone konvensional.
Apple juga disebut menyematkan material premium dan engsel yang dirancang khusus untuk mengurangi bekas lipatan di layar — masalah yang kerap dikeluhkan pengguna ponsel lipat generasi awal.
Dengan harga jual yang tinggi, iPhone Duo jelas tidak menyasar pasar massal. Produk ini lebih ditujukan bagi early adopter dan profesional yang membutuhkan perangkat dengan layar luas namun tetap portabel. Bagi pengguna Indonesia, ketersediaan resmi masih menunggu konfirmasi lebih lanjut mengenai regulasi dan sertifikasi TKDN yang berlaku.
Jika pola peluncuran sebelumnya menjadi acuan, iPhone Duo kemungkinan baru masuk pasar Indonesia beberapa bulan setelah rilis global. Calon pembeli disarankan memantau kanal resmi Apple Indonesia untuk informasi ketersediaan dan harga pastinya.