JAKARTA — Tekanan jual pada harga emas global diprediksi berlanjut setelah XAUUSD gagal ditutup di atas level resistance 4.464. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, mengidentifikasi pembentukan swing high baru tanpa konfirmasi breakout yang meyakinkan sebagai indikasi awal pelemahan. Kondisi ini membuka peluang koreksi menuju area support 4.415 hingga 4.396 dalam jangka pendek.
Di luar faktor teknikal, pergerakan emas masih sensitif terhadap perubahan ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat. Komentar hawkish Kevin Warsh dalam agenda Jackson Hole sebelumnya membuat investor kembali memperhitungkan kemungkinan perubahan suku bunga pada September.
Ekspektasi tersebut berpotensi mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury Yield) dan memperkuat dolar AS. Ketika yield meningkat, emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik secara relatif. Dolar yang menguat juga membuat harga emas semakin mahal bagi pemegang mata uang lainnya, memperberat tekanan bearish yang terlihat pada grafik teknikal.
Dupoin Futures menilai area support 4.415 dan 4.396 akan menjadi penentu arah pergerakan emas selanjutnya. Jika buyer kembali masuk dan mampu mempertahankan harga di atas level tersebut, terdapat peluang pemulihan jangka pendek.
Namun, apabila tekanan bearish berhasil membawa harga menembus support, risiko pelemahan lanjutan semakin terbuka. "Support 4.415 dan 4.396 dapat menjadi area yang menentukan arah pergerakan emas selanjutnya," demikian dikatakan Dupoin Futures dalam analisisnya.
Meskipun secara teknikal masih tertekan, meningkatnya risiko geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi membatasi laju penurunan emas. Eskalasi ketegangan tersebut dapat meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven, termasuk logam mulia.
Permintaan lindung nilai ini dapat memberikan dukungan bagi XAUUSD dan menahan pelemahan meskipun sentimen pasar masih diwarnai kebijakan moneter yang ketat.
Para pelaku pasar juga perlu mencermati perkembangan data ekonomi Amerika Serikat berikutnya. Data yang menunjukkan ekonomi AS tetap kuat berpotensi memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi dan memberikan tekanan tambahan pada emas.
Sebaliknya, data yang lebih lemah dapat mengurangi tekanan terhadap XAUUSD melalui perubahan ekspektasi kebijakan moneter. Dengan mempertimbangkan seluruh faktor tersebut, prospek pergerakan emas hari ini cenderung bearish dalam jangka pendek selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas resistance 4.464.