BPJS Ketenagakerjaan Manado Gebyar di 4 Desa Minahasa Tenggara, Dorong Nelayan dan Petani Daftar Jamsos

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 00:15:32 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado menggelar Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di empat desa di Kecamatan Belang, Minahasa Tenggara.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado menggelar Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di empat desa di Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara. Kegiatan ini menyasar pekerja bukan penerima upah (BPU) seperti nelayan, petani, dan pelaku UMKM agar tidak lagi menganggap perlindungan sosial hanya untuk pekerja formal.

MANADO — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado menjangkau pekerja sektor informal di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Kegiatan ini berlangsung di Desa Buku, Desa Buku Selatan, Desa Buku Tenggara, dan Desa Buku Tengah, Kecamatan Belang.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado Juwenly Jona Librata Soselisa mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengubah pola pikir masyarakat bahwa jaminan sosial bukan kebutuhan eksklusif karyawan perusahaan.

Pekerja Mandiri Juga Hadapi Risiko Kerja

Juwenly menegaskan, nelayan, petani, pedagang, tukang, dan sopir sama-sama menghadapi risiko saat bekerja. Menurut dia, perlindungan ketenagakerjaan penting sebagai jaring pengaman ketika risiko sosial maupun risiko pekerjaan terjadi.

"Kami ingin mengajak masyarakat Desa Buku dan desa-desa sekitarnya, serta seluruh pekerja bukan penerima upah untuk tidak menganggap perlindungan jaminan sosial sebagai sesuatu yang hanya diperlukan oleh pekerja formal," ujar Juwenly di Manado, Jumat.

Kegiatan ini dihadiri hukum tua, perangkat desa, dan masyarakat pekerja dari empat desa tersebut. Kehadiran para unsur ini dinilai menunjukkan sinergi dalam mendorong kepesertaan BPU di sektor informal.

Makna Kemerdekaan dan Perlindungan Pekerja

Momentum peringatan kemerdekaan dipilih untuk memperkuat kepedulian terhadap perlindungan pekerja. Juwenly mengaitkan kemerdekaan dengan rasa aman dalam bekerja.

"Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman, produktif, dan sejahtera. Salah satu bentuknya adalah memastikan para pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan," jelasnya.

Dukungan Camat Belang untuk Perluasan Peserta

Camat Belang Raymond Sumual mengapresiasi kegiatan ini. Ia menilai edukasi ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat yang bekerja secara mandiri.

"Kami menyambut baik kegiatan Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini. Perlindungan bagi pekerja merupakan hal yang penting, terlebih bagi masyarakat yang bekerja secara mandiri dan menghadapi berbagai risiko dalam pekerjaannya," kata Raymond.

Raymond berharap sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan BPJS Ketenagakerjaan terus diperkuat. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat pekerja di Kecamatan Belang yang terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado memberikan edukasi bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan dapat diikuti pekerja formal maupun pekerja mandiri di sektor informal.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: manado.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top