MANADO — Kehadiran Wakil Gubernur Sulut Dr J Victor Mailangkay SH MH dan Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langi di tengah prosesi wisuda bukan sekadar seremonial. Keduanya hadir sebagai bentuk dukungan nyata Pemprov dan Polda Sulut terhadap proses pembenahan internal yang tengah berjalan di Unsrat.
Plt Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Jamaludin Jompa, MSc, menyebut sinergi antarlembaga ini menjadi energi positif bagi seluruh civitas akademika. Ia menilai dukungan Forkopimda sangat krusial di masa transisi kepemimpinan ini.
"Kehadiran Pak Wagub dan Pak Kapolda secara simbolik menunjukkan Forkopimda membersamai kami di masa transisi ini untuk mengawal Unsrat membenah diri," ujarnya.
Di hadapan para wisudawan, Irjen Pol Roycke Harry Langi menegaskan kesiapan jajarannya menjaga kondusivitas keamanan di lingkungan kampus. Hal ini dinilai penting agar tidak ada gangguan yang menghambat perkembangan akademik Unsrat.
Dia mengatakan, kesiapan mendukung perbaikan serta memastikan tidak ada gangguan internal menjadi prioritas, sehingga Unsrat bisa tumbuh lebih cepat dan produktif. Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran publik atas dinamika internal yang sempat mewarnai kampus.
Prosesi wisuda kali ini terasa istimewa. Selain dihadiri pimpinan daerah dan kepolisian, momen ini menjadi penanda bahwa Unsrat tetap berjalan stabil di tengah proses transisi yang sedang berlangsung.
Wakil Gubernur Sulut yang juga menjabat Ketua Dewan Penyantun Unsrat hadir mendampingi para lulusan hingga akhir acara. Kehadiran langsung Wagub menunjukkan perhatian serius pemerintah daerah terhadap perkembangan pendidikan tinggi di Sulawesi Utara.
Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 ini diikuti oleh 1.017 wisudawan yang berasal dari 11 fakultas dan program pasca-sarjana. Jumlah tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di Unsrat.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan perguruan tinggi ini diharapkan menjadi model pembinaan kampus yang efektif. Dukungan keamanan dari Polda Sulut dan dukungan kebijakan dari Pemprov Sulut dinilai mampu mempercepat proses transformasi di Unsrat.
Prof Jamaludin Jompa menyampaikan apresiasinya atas sinergi antarlembaga ini. Ia menilai kehadiran elemen Forkopimda menjadi motivasi besar bagi seluruh civitas akademika untuk fokus pada pengembangan mutu pendidikan.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Unsrat diharapkan dapat segera menyelesaikan proses pembenahan internalnya. Target jangka panjangnya adalah menjadikan kampus ini semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus melahirkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja.