SULAWESI UTARA — Kabar ini pertama kali diungkap oleh Dealabs dan dikonfirmasi bocoran gambar terbaru dari WinFuture pada 19 Agustus. Sony menyiapkan varian baru bernama WH-1000XM4C, yang secara garis besar membawa spesifikasi identik dengan pendahulunya, tetapi dengan beberapa penyesuaian kecil.
Bocoran harga dari Eropa menyebutkan headphone ini akan dijual 249,99 Euro atau sekitar Rp 4,4 juta, dan 219,99 Poundsterling di Inggris. Jika mengikuti pola penetapan harga Sony, pasar Amerika Serikat kemungkinan besar akan membanderol perangkat ini di kisaran USD 250 atau sekitar Rp 4,1 juta.
Angka ini menjadi daya tarik utama. Posisinya jauh di bawah WH-1000XM6 yang saat ini dijual mulai USD 450 atau sekitar Rp 7,4 juta. Strategi ini memberi Sony amunisi untuk bersaing di segmen menengah yang selama ini dikuasai pemain seperti Anker Soundcore dan Edifier.
Dari sisi hardware, Sony nyaris tidak mengubah apa pun. WH-1000XM4C tetap membawa driver 40mm dan teknologi noise cancelling yang sama dengan versi 2020. Satu-satunya perbedaan mencolok ada di ketahanan baterai yang turun dari 38 jam menjadi 34 jam. Penurunan ini kemungkinan besar terjadi karena penyesuaian komponen atau firmware baru.
Pilihan warna menjadi nilai jual tambahan. Sony menyediakan Platinum Silver, Black, dan Lavender. Warna terakhir ini belum pernah muncul di lini WH-1000XM4 sebelumnya dan menyasar pengguna yang menginginkan tampilan lebih ekspresif.
Langkah Sony merilis ulang produk lama dengan harga lebih rendah adalah pola yang sudah lazim di industri audio. Strategi ini memungkinkan perusahaan memanfaatkan sisa komponen dan lisensi teknologi tanpa harus mengeluarkan biaya riset besar-besaran. Bagi konsumen Indonesia, kehadiran varian ini bisa menjadi alternatif menarik bagi mereka yang menginginkan kualitas flagship tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Namun, perlu dicatat bahwa WH-1000XM4 sudah berusia lima tahun. Meski kualitas noise cancelling-nya masih di atas rata-rata, fitur seperti multipoint connection dan kodek LDAC sudah menjadi standar di kelas harga yang sama. Pembeli tetap perlu mempertimbangkan apakah penghematan Rp 3 jutaan sebanding dengan kehilangan fitur terbaru yang ada di XM6.
Berdasarkan laporan Dealabs, peluncuran resmi dijadwalkan pada 7 September 2024. Belum ada konfirmasi apakah Indonesia termasuk dalam daftar pasar awal. Sony Indonesia biasanya merilis produk audio premium mereka beberapa minggu setelah peluncuran global, dengan harga yang sudah termasuk pajak dan biaya distribusi.
Jika mengikuti pola harga XM4 saat pertama kali masuk Indonesia yang dibanderol Rp 3,9 juta, varian anyar ini berpotensi dilepas di kisaran Rp 3,5 hingga 4 juta. Angka tersebut masih kompetitif dibandingkan pesaing sekelasnya seperti Bose QuietComfort yang berada di rentang harga serupa.