SULAWESI UTARA — Kepastian tersebut menjawab pertanyaan yang kerap muncul di kalangan calon pembeli, terutama mereka yang masih ragu beralih ke kendaraan listrik. Berdasarkan data yang dihimpun, seluruh varian Hongqi E-HS9 yang dipasarkan di Indonesia menggunakan penggerak listrik penuh, dan tidak ada rencana menghadirkan powertrain diesel untuk model ini.
Ketiadaan opsi diesel ini sejalan dengan posisi Hongqi sebagai merek premium di bawah bendera FAW Group yang memang fokus mengembangkan kendaraan elektrifikasi untuk pasar global.
Bagi konsumen yang tetap menginginkan mesin pembakaran internal, beberapa model berikut bisa menjadi pertimbangan karena berada di rentang harga yang berdekatan dengan Hongqi E-HS9:
Dari daftar tersebut, Mazda CX-9 dan Volkswagen Tiguan Allspace menawarkan kapasitas kabin yang lebih lega dengan konfigurasi tiga baris kursi, sementara BMW X1 dan Peugeot 3008 lebih mengedepankan karakter berkendara ala Eropa.
Meski tidak punya varian diesel, Hongqi E-HS9 datang dengan perlengkapan keselamatan yang sangat lengkap. Sistem ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) menjadi andalan utama, mencakup Blind Spot Monitor, Lane Departure Warning System, hingga Rear Cross Traffic Alert.
Perlindungan pasif juga mumpuni dengan delapan airbag yang tersebar dari depan, samping, hingga curtain airbags di baris kedua dan ketiga. Fitur pendukung lain seperti 360-degree camera, Hill-Start Assist, Downhill Assist Control, dan sistem monitor tekanan ban turut memperkuat posisinya sebagai SUV listrik premium.
Bagi yang penasaran dengan detail visualnya, Hongqi E-HS9 memiliki delapan gambar interior yang menampilkan suasana kabin mewah. Beberapa sudut yang paling sering dilihat calon pembeli meliputi dashboard, setir, jok depan dan belakang, sunroof, serta pengatur AC belakang.
Kombinasi material kulit dan panel dekoratif di kabinnya memberi kesan premium yang sebanding dengan banderol harganya. Sayangnya, pilihan warna eksterior yang tersedia belum diumumkan secara resmi untuk pasar Indonesia.
Dengan segala keunggulan fitur tersebut, keputusan akhir tetap bergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing konsumen. Jika infrastruktur pengisian daya di rumah atau kantor sudah siap, Hongqi E-HS9 bisa menjadi pilihan menarik. Namun jika mobilitas jarak jauh masih menjadi prioritas utama, opsi mesin konvensional dari kompetitor mungkin lebih masuk akal.