MacBook Baterai Cepat Habis? Ubah 5 Pengaturan Ini untuk Optimalkan Daya Tahan

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:11:01 WIB
Petugas menunjukkan layar pengaturan baterai pada MacBook di sebuah toko resmi Apple.

SULAWESI UTARA — MacBook memang dikenal pintar mengelola konsumsi daya. Namun, ada kalanya pengguna perlu turun tangan untuk memaksimalkan daya tahan baterai, terutama saat bepergian jauh atau ketika kapasitas baterai sudah mulai menurun. Beberapa pengaturan di macOS bisa dioptimalkan tanpa mengorbankan performa secara signifikan.

Cek Dulu Kondisi Baterai Sebelum Ubah Pengaturan

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa kesehatan baterai. Buka System Settings > Battery, lalu lihat informasi di samping Battery Health. Klik ikon "i" untuk melihat persentase kapasitas maksimum baterai terhadap kondisi pabrik.

Jika angkanya masih 100 persen, usia baterai belum memengaruhi durasi pemakaian. Angka 95 atau 90 persen juga masih tergolong normal. Apple menyarankan penggantian baterai jika kapasitasnya sudah turun di bawah 80 persen, dan sistem akan menampilkan peringatan servis. Jika sudah mencapai angka tersebut, opsi terbaik adalah membawanya ke Genius Bar.

Batasi Pengisian Daya di 80 Persen untuk Jaga Umur Baterai

Untuk menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang, aktifkan fitur Optimized Battery Charging. Masuk ke System Settings > Battery, klik ikon "i" di samping menu Charging, lalu pilih opsi tersebut. Fitur ini membatasi pengisian daya maksimal di angka 80 persen.

Pengaturan ini tidak akan menambah durasi pemakaian hari ini, tetapi memperlambat degradasi kimia baterai. Saat membutuhkan daya penuh, misalnya sebelum penerbangan jarak jauh, pengguna bisa menonaktifkan sementara pembatasan ini langsung dari menu baterai di bar atas.

Low Power Mode: Pengaturan Paling Efektif

Jika hanya boleh memilih satu pengaturan untuk menghemat baterai, Low Power Mode adalah jawabannya. Buka System Settings > Battery dan periksa bagian Energy Mode. Secara default, opsi ini disetel ke Automatic yang merupakan pilihan terbaik untuk sebagian besar pengguna.

Untuk MacBook dengan baterai yang sudah berumur, atau saat butuh daya ekstra untuk aktivitas seharian, ganti Energy Mode pada bagian On battery menjadi Low Power. Mode ini akan menghemat energi bahkan saat baterai dalam kondisi penuh. Sebaliknya, jika pengaturan ini berubah menjadi High Power saat menggunakan baterai, itu bisa menjadi penyebab daya cepat habis.

Optimasi Layar dan Keyboard untuk Penghematan Tambahan

Kecerahan layar adalah salah satu konsumen daya terbesar. Pastikan opsi Slightly dim the display on battery aktif di System Settings > Battery > Options. Selain itu, atur waktu layar mati otomatis saat tidak digunakan melalui System Settings > Lock Screen. Interval lima menit atau bahkan dua menit sudah cukup untuk menghemat daya saat meninggalkan MacBook sejenak.

Untuk pengguna yang sering menonton video, aktifkan Optimize video streaming while on battery di menu yang sama. Fitur ini memutar video HDR dalam format SDR saat tidak tersambung ke adaptor, sehingga mengurangi konsumsi energi secara signifikan.

Lampu latar keyboard memang tidak banyak mengonsumsi daya, tetapi bisa dihemat juga. Buka System Settings > Keyboard untuk mengurangi kecerahannya dan atur agar mati otomatis setelah beberapa detik tidak digunakan. Efeknya memang minimal, tetapi tetap berkontribusi untuk pemakaian jangka panjang.

Periksa Aplikasi yang Menguras Baterai

Aplikasi yang berjalan di latar belakang sering menjadi biang keladi baterai cepat habis. Buka Activity Monitor dari folder Applications > Utilities, lalu klik tab Energy. Kolom Energy Impact menunjukkan aplikasi yang paling banyak mengonsumsi daya saat itu, sementara 12 hr Power memberikan gambaran konsumsi dalam 12 jam terakhir.

Menu baterai di bar atas juga menampilkan aplikasi dengan konsumsi daya tinggi dan aplikasi yang mencegah MacBook tertidur. Jika menemukan aplikasi yang mencurigakan, periksa daftar Login Items & Extensions di System Settings > General.

Perlu diingat, banyak aplikasi memiliki proses latar yang penting untuk fungsinya. Nama proses yang muncul terkadang tidak sama dengan nama aplikasinya. Matikan hanya aplikasi yang benar-benar tidak diperlukan agar tidak merusak fungsi aplikasi lain.

Browser dan Konsumsi Daya

Browser web adalah salah satu aplikasi paling boros daya, terutama Google Chrome. Jika alur kerja memungkinkan, Safari cenderung lebih hemat energi di macOS. Namun, pengaturan lain seperti menonaktifkan pemutaran video otomatis dan membatasi jumlah tab yang terbuka juga bisa membantu mengurangi beban kerja prosesor.

Kombinasi pengaturan di atas tidak hanya memperpanjang durasi pemakaian harian, tetapi juga memperlambat penurunan kapasitas baterai dalam jangka panjang. Untuk pengguna yang sering bekerja mobile, menerapkan beberapa langkah ini sejak awal akan membuat MacBook tetap awet hingga bertahun-tahun.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top