Jembatan Garuda di Rap-rap Minut Diresmikan Presiden Prabowo, TNI Sudah Rampungkan 8 Titik Jembatan untuk Petani

Penulis: Boyke Sihombing  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:52:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Garuda di Kelurahan Rap-rap, Minahasa Utara, melalui konferensi video, Kamis (13/08/2026).

AIRMADIDI — Pembangunan infrastruktur perdesaan di Minahasa Utara mendapat sorotan langsung dari pemerintah pusat. Jembatan Gantung di Kelurahan Rap-rap yang digarap Kodim 1310/Bitung resmi diresmikan Presiden Prabowo Subianto melalui konferensi video, Kamis (13/08/2026). Momen ini dihadiri Sekretaris Daerah Minut, Ir. Novly Wowiling, bersama jajaran Forkopimda di lokasi.

Kehadiran Sekda mewakili Bupati Joune J.E. Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung menegaskan komitmen daerah dalam menyambut program pusat. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Minut Cynthia Imelda Erkles, Kaban Kesbangpol Sammy Rompis, Camat Airmadidi Olvien Pandean, dan Lurah Rap-rap.

Apresiasi Presiden untuk TNI dan Polri

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi TNI dan Polri yang bekerja tanpa lelah untuk masyarakat. “Ini menandakan TNI adalah tentaranya rakyat, Polri adalah polisinya rakyat. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang bersatu dan bergotong royong. Semua perbuatan baik dan pengabdian itu dicatat serta diingat oleh rakyat,” ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut langsung direspons cepat oleh jajaran Pemkab Minut. Sekda Novly Wowiling menyebut program pembangunan jembatan hingga penyediaan fasilitas air bersih ini menyentuh kebutuhan mendasar warga, khususnya di sektor pertanian.

Target 15 Titik Infrastruktur dan Sanksi untuk Camat

“Ini program yang sangat luar biasa. Kami di daerah terinspirasi untuk langsung bergerak cepat. Tadi di meja pimpinan, kami berdiskusi dan langsung menghubungi para camat untuk mengecek progres usulan infrastruktur berikutnya,” tegas Novly.

Novly menegaskan Pemkab tidak akan main-main soal pemenuhan kebutuhan warga. Camat yang lambat merespons usulan jembatan maupun sumber air bersih akan dikenakan sanksi tegas atas izin Bupati.

Komandan Kodim 1310/Bitung, Letkol Inf I Dewa Made Darmawan Juniarta, memaparkan progres pembangunan yang telah dicapai. Sejauh ini sudah ada delapan titik jembatan rampung di Minahasa Utara, terdiri dari empat jembatan gantung, dua jembatan ampu, dan dua jembatan beton, plus satu jembatan beton di Bitung.

“Ke depan, target kita sekitar 15 titik infrastruktur diselesaikan. Jembatan yang sudah diresmikan ini sepenuhnya menjadi milik desa untuk dimanfaatkan dan menunjang mobilitas masyarakat serta petani setempat,” ungkap Dandim.

DPRD Minta Warga Rawat Fasilitas Desa

Dukungan datang dari lembaga legislatif. Wakil Ketua DPRD Minut, Cynthia Imelda Erkles, mengimbau warga agar menjaga fasilitas yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya. Ia memastikan DPRD siap mengawal program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dan mendukung penuh sinergi ini. DPRD berkomitmen untuk selalu mengawal dan memprioritaskan setiap program pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara,” pungkas Cynthia.

Jembatan Garuda sendiri memiliki panjang 45 meter dengan lebar 1,5 meter. Keberadaannya diharapkan memperpendek akses petani menuju lahan dan pasar, sekaligus menjadi simbol gotong royong antara TNI dan pemerintah dalam membangun daerah.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: totabuan.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top