BI Manado Angkat Kopi dan Wastra Sulut di Coffee Fest 2026, Target Ekonomi Tumbuh 5,4-6,3 Persen

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:41:31 WIB
Pengunjung mencermati produk kopi lokal pada pembukaan Sulut Coffee Fest 2026 di Manado, Kamis (12/2).

MANADO — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara menggelar Sulut Coffee Fest 2026 sebagai wadah strategis untuk mentransformasi budaya lokal menjadi kekuatan ekonomi baru. Kepala BI Perwakilan Sulut, Joko Supratikto, menegaskan bahwa kopi dipilih karena memiliki ekosistem bisnis yang luas, mencakup petani, roastery, barista, hingga pemilik kafe di seluruh daerah.

Dua Pesan Besar: Meracik Tradisi dan Menyeduh Inovasi

Dalam keterangannya di Manado, Kamis, Joko menjelaskan bahwa perhelatan ini mengusung dua pesan utama. Pertama, "Meracik Tradisi" yang berarti menjadikan kearifan lokal sebagai sumber kreativitas tanpa meninggalkan akar budaya. Kedua, "Menyeduh Inovasi" yang diarahkan untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin adaptif terhadap teknologi digital.

"Tradisi dan kearifan lokal dapat dikembangkan menjadi sumber kreativitas sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru," ujar Joko. Ia berharap generasi muda tidak lagi memandang budaya sebagai warisan statis, melainkan sebagai peluang usaha dan identitas produk yang berdaya saing.

Bukan Sekadar Pameran: Ada Talkshow hingga Business Matching

Sulut Coffee Fest 2026 dirancang lebih dari sekadar ajang pameran dan jualan. BI menyiapkan rangkaian kegiatan pengembangan kapasitas, mulai dari talkshow, workshop, hingga business matching pembiayaan UMKM. Promosi perdagangan dan ekspor juga menjadi fokus, termasuk pengembangan keterampilan khusus di bidang pengolahan kopi.

Selain kopi, perhatian khusus diberikan pada pengembangan wastra Sulawesi Utara, modest fashion, serta kegiatan membatik bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). Ajang ini juga menjadi etalase bagi komunitas lokal melalui booth showcasing dan video storytelling destinasi wisata untuk menarik minat pengunjung.

Ekonomi Sulut Tumbuh 5,42 Persen, Target 2026 Lebih Optimis

Optimisme penyelenggaraan acara ini sejalan dengan data pertumbuhan ekonomi terkini. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Watekhi, melaporkan ekonomi Sulawesi Utara pada triwulan II 2026 tumbuh 5,42 persen secara year-on-year (yoy). Dibandingkan triwulan I 2025, pertumbuhan kumulatif tercatat 5,48 persen (c-to-c).

Dengan capaian tersebut, BI optimistis pertumbuhan ekonomi Sulut sepanjang 2026 akan berada di rentang target 5,4 hingga 6,3 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II 2026 mencapai Rp55,20 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 tercatat Rp29,60 triliun.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: manado.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top