SULAWESI UTARA — Pasar otomotif Indonesia yang tumbuh ternyata ikut mengerek bisnis perlindungan kendaraan. UPPF Indonesia dan UFILM kembali hadir di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan membawa klaim pemasangan yang cukup besar: lebih dari 50.000 unit kendaraan di seluruh Indonesia telah memakai kaca film UFILM.
Angka itu bukan sekadar pajangan. Mereka menyebut sudah menjadi mitra resmi untuk jaringan tujuh brand otomotif: Chery, iCAR, Leapmotor, Jaecoo, VinFast, Citroën, BYD, dan Geely. Sementara untuk lini Paint Protection Film (PPF), UPPF mengklaim sudah melindungi lebih dari 3.000 kendaraan di Indonesia.
Yang mencuri perhatian di booth mereka adalah iCar V23 yang dibalut dua warna sekaligus. Mobil ini jadi semacam etalase hidup untuk menunjukkan kemampuan aplikasi PPF UPPF. Bukan cuma soal estetika, tapi bagaimana film bisa menutup panel dengan presisi di permukaan yang kompleks.
Bahan yang dipakai adalah TPU (Thermoplastic Polyurethane) dengan klaim fitur self-healing—goresan halus bisa hilang dengan panas. UPPF juga memberikan garansi resmi untuk produknya. Sayangnya, mereka tidak merinci spesifikasi ketebalan film atau tingkat gloss yang ditawarkan dalam siaran persnya.
UFILM mengandalkan CoreNano Technology dengan tiga fitur utama. Yang paling menarik adalah Ultimate HeatShield, klaim penolakan panas sinar infra merah (infrared rejection) hingga 97 persen. Angka ini memang terdengar impresif, tapi perlu dicatat: ini adalah klaim pabrikan. Untuk memverifikasi secara independen, pengujian dengan alat ukur solar film analyzer di bawah sinar matahari langsung tetap diperlukan.
Dua fitur lain yang disebutkan adalah perlindungan UV dan kejernihan optik. Namun, bahan yang kami terima tidak menyebutkan angka spesifik untuk Visible Light Transmission (VLT)—parameter penting yang menentukan gelap terangnya film dan kepatuhan terhadap regulasi kepolisian di Indonesia.
Pertama, klaim "kelas dunia" untuk material TPU perlu diuji dalam pemakaian harian. PPF adalah investasi jangka panjang; durabilitas terhadap hujan asam, getah pohon, dan cuaca ekstrem di Indonesia adalah ujian sebenarnya. Kedua, kualitas aplikasi (pemasangan) sering kali lebih menentukan hasil akhir daripada kualitas film itu sendiri. Pastikan Anda memilih dealer resmi dengan teknisi bersertifikat.
Ketiga, untuk kaca film, angka 97 persen infrared rejection adalah klaim lapisan atas. Performa aktual bisa bervariasi tergantung tingkat kegelapan film yang dipilih dan jenis kaca mobil. Kami menyarankan untuk meminta demo langsung di booth—biasanya mereka punya alat peraga panas—sebelum memutuskan membeli.
Dengan reputasi yang sudah dibangun lewat 50 ribu unit terpasang, UFILM jelas bukan pemain baru. Tapi seperti produk proteksi lainnya, kecocokan dengan kebutuhan dan budget Anda tetap jadi penentu utama. Harga untuk paket PPF lengkap di segmen mobil listrik seperti iCar V23 biasanya berkisar belasan hingga puluhan juta rupiah—pastikan Anda mendapatkan garansi tertulis dan layanan purna jual yang jelas.