FIFA dan EFC Bentuk Usaha Patungan, Piala Dunia Antarklub 2029 Bisa Diikuti 48 Tim—Empat Klub Liga Premier Berpeluang Tampil

Penulis: Boyke Sihombing  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 02:18:31 WIB
FIFA dan EFC resmi membentuk usaha patungan untuk Piala Dunia Antarklub 2029.

SULAWESI UTARA — Kesepakatan antara FIFA dan EFC yang diumumkan pekan ini menandai babak baru hubungan kedua organisasi. EFC, yang dipimpin presiden Paris Saint-Germain Nasser Al-Khelaifi, sebelumnya telah menjalin pola kerja sama serupa dengan UEFA. Hasilnya, pendapatan media dan sponsor Liga Champions meningkat 25 persen untuk siklus 2027 mendatang.

Klub-klub Inggris Jadi Incaran Utama

Turnamen perdana beregu 32 tim di Amerika Serikat tahun lalu menyisakan catatan pahit: juara Inggris, Spanyol, dan Italia justru absen. FIFA saat itu membatasi partisipasi hanya untuk empat mantan juara Liga Champions dan delapan klub dengan koefisien UEFA tertinggi, plus batas maksimal dua klub per negara.

EFC kini mendorong pencabutan batasan tersebut. Arsenal, Liverpool, dan Manchester City—yang saat ini menghuni delapan besar koefisien UEFA—akan menjadi calon kuat jika aturan diubah. "Tim-tim terbesar dari liga top Eropa harus mendapat tempat," demikian sumber internal EFC menyiratkan ambisi mereka.

Insentif Finansial: Chelsea Raup Rp1,7 Triliun

Uang menjadi motor utama perluasan ini. Chelsea meraup sekitar 84 juta pound sterling dari kemenangan mereka di turnamen perdana—angka yang membuat klub-klub besar Eropa lainnya tergiur. Total hadiah yang dibayarkan FIFA mencapai 740 juta pound, dengan Chelsea sebagai juara mengantongi porsi terbesar.

Namun, masih ada pekerjaan rumah yang mengganjal. Dana solidaritas sebesar 185 juta pound untuk klub-klub di seluruh dunia dari edisi 2025 belum tersalurkan. Enam konfederasi belum mencapai kata sepakat soal formula redistribusi. EFC menjadikan penyelesaian masalah ini sebagai prioritas sebelum fokus ke edisi 2029.

Real Madrid Kembali ke Pelukan EFC

Kerja sama ini mencerminkan meredanya ketegangan antara FIFA dan klub-klub elit Eropa. Real Madrid, yang sempat menarik diri dari proyek Liga Super Eropa, kini telah kembali ke dalam lingkaran EFC. Sebelumnya, FIFA bersikeras mengelola sendiri edisi pertama di AS, namun pendekatan itu justru memicu gesekan.

Dengan struktur baru yang melibatkan EFC sebagai mitra penyelenggara, FIFA optimistis nilai komersial turnamen akan melonjak. Jika perluasan menjadi 48 tim terealisasi, Piala Dunia Antarklub 2029 berpotensi menjadi ajang paling bergengsi dengan partisipasi nyaris semua raksasa Eropa dalam satu panggung.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: goal.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top